• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Peternak Basel Bingung Pasarkan Ikan Air Tawar

Rabu, 24 Oktober 2018 | 18:46 WIB
Dayat, peternak saat memberi makan ikan air tawar. Foto : Devi Dwi/klikbabel.com

Klikbabel.com, Toboali - Peternak ikan yang tergabung dalam Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mina Usaha Jaya, Kelurahan Teladan, Toboali Kabupaten Bangka Selatan (Basel), mengeluhkan sulitnya pemasaran ikan air tawar. Terutama, pemasaran di luar wilayah Basel.

Pokdakan yang beranggotakan 13 orang ini hanya mensuplay ikan air tawar dilingkup lokal saja seperti di pasar-pasar dan usaha-usaha rumah makan lamongan yang membutuhkan ikan air tawar. "Kalau saya punya delapan kolam yang diisi dengan empat jenis ikan seperti Bawal, Lele, Patin dan Nila. Kalau untuk kebutuhan Toboali, disinilah sentralnya, tapi sebatas lokal saja. Biasanya tengkulak langsung ambil kesini, ada juga yang diantar biasanya usaha rumah makan lamongan, sekitar 100 kilo sehari, tapi untuk Lele saja itu," kata Dayat, peternak ikan saat ditemui Klikbabel.com, Rabu (24/10) siang di tambak miliknya.

"Ada tengkulak yang dari luar Pangkalpinang, cuma jarang. Makanya saya mewakili teman-teman lain berharap pemerintah daerah mencarikan solusi bagaimana untuk memasarkan ikan ini. Kalau bisa memberikan link pemasaran agar tembus ke pasar-pasar luar Bangka Selatan bahkan luar Bangka Belitung," pinta Dayat.

Pria berusia 46 tahun yang juga menjabat sebagai bendahara Pokdakan Mina Usaha Jaya ini menjadi peternak ikan air tawar sejak 9 tahun lalu. Dari 8 kolam yang ia kelola, 4 diantaranya milik pribadi dan sisanya status sewa milik warga sekitar. Untuk harga ikan air tawar, Dayat menuturkan terbilang stabil dan relatif naik daripada mengalami penurunan. Terlebih, tatkala hasil tangkapan ikan laut oleh nelayan berkurang menilik kondisi cuaca yang sedang terang bulan.

"Standar harganya, lele, nila patin dan bawal dikisaran Rp 18.000 perkilo, tapi untuk jual harga borong. Sedangkan kalau harga biasanya Rp 25.000 perkilo, dan untuk nila harga biasa agak mahal Rp 30.000 perkilo. Satu lagi, lele harga borong kadang lebih mahal, Rp 20.000 perkilo. Apalagi sekarang ikan kurang laut, peralihannya ke ikan tawar," tambah dia.

loading...
loading...


Penulis  : Devi Dwi Putra
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com