• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Pemkot Lindungi Pangkalpinang dengan Perda Prostitusi dan Asusila

Selasa, 23 Oktober 2018 | 10:48 WIB
Suasana sosialisasi terkait Peraturan Daerah tentang pencegahan dan pemberantasan prostitusi dan asusila. (Foto : Aditya/klikbabel.com)

Klikbabel.comPangkalpinang - Untuk mengurangi dan menekan angka prostitusi dan perbuatan asusila di Kota Pangkalpinang, Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang akan mengimplementasikan Peraturan Daerah (Perda) Kota Pangkalpinang No 2 tahun 2018 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Prostitusi dan Perbuatan Asusila di Kota Pangkalpinang.

Klik juga : Harga Emas Kembali Turun

Agar kedepan pengimplementasian Perda ini dapat berjalan lancar, Pemkot Pangkalpinang mulai gencar melakukan sosialisasi dan koordinasi dalam pengimplementasian Perda ini, yang dilakukan oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPA) Kota Pangkalpinang.

 Kadinsos PPA Kota Pangkalpinang, Fitriansyah menjelaskan, setelah Perda ini telah ditetapkan pada 15 Februari 2018 lalu, dimana Perda ini merupakan sebuah usaha untuk menangani permasalahan sosial, karena banyak sekali permasalahan sosial yang ada di Kota Pangkalpinang salah satu yang menjadi perhatian kita adalah permasalahan prostitusi ini.

"Tujuan pelaksanaan ini untuk memperkenalkan kepada seluruh instansi terkait, dalam mengetahui maksud dan visi Perda ini sehingga nantinya Perda ini dapat diterapkan secara baik dan benar," ujarnya, Selasa (23/10/2018). Lanjutnya, melalui sosialisasi dan koordinasi ini dapat menyatukan pendapat, karena nantinya dalam pengimplementasian Perda ini akan banyak OPD dan instansi yang terlibat.

"Makanya kita lakukan koordinasi agar dalam pengimplementasian dapat berjalan dengan baik. Sesuai dengan aturan paling lama satu tahun harus Perda ini harus segera di sosialisasikan agar dapat di implementasikan segera dan kami harapkan Perda ini hanya jangan sampai hanya menjadi dokumen tapi harus menjadi program penanggulangan angka prostitusi di Kota Pangkalpinang," bebernya.

"Masalah prostitusi ini tidak terlepas dari kemiskinan, sehingga berimbas pada makin rusaknya moralitas bangsa ini, banyak dampak negatif yang ditimbulkan oleh prostitusi ini. Kegiatan ini tidak akan kita lakukan tapi akan terus bertahap melakukan sosialisasi sebelum mengimplementasikan Perda ini sesungguhnya, kita siapkan dulu SDM-nya sarana prasarana dan juga anggaran yang akan digunakan," tukasnya.

loading...
loading...


Penulis  : Aditya
Editor    : Rangga
Sumber : klikbabel.com