• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Daya Beli di Pasar Koba Lesu Akibat Anjloknya Harga Lada

Jumat, 19 Oktober 2018 | 13:05 WIB
Lapak pedagang sayuran di Pasar Modern, Koba, Bangka Tengah. (Foto : Faisal/klikbabel.com)

Klikbabel.com,Koba - Daya beli di Koba, Bangka Tengah (Bateng) dalam kurun beberapa hari terakhir mengalami kelesuan. Hal ini pun berdampak pada keluhan para pedagang di Pasar Modern. Seperti yang diungkapkan Sartijah, salah satu pedagang sayuran.

Klik juga : Hal Ini Sepele, tapi Bisa Hapuskan Pahala Shalat Jumat Loh!

Kepada klikbabel.com, Jumat (19/10/2018), ia mengungkapkan secara gamblang jika kelesuan daya beli disebabkan harga lada dan sawit yang juga tak kunjung membaik. "Semenjak lepas dari tambang, Ekonomi di sini kan larinya ke pertanian. Kalau petaninya lagi susah, ya sudah perdagangan ikutan sepi,” tuturnya.

Padahal, menurut Sartijah saat ini harga beberapa sayuran mengalami penurunan yang seharusnya menjadi daya tarik masyarakat untuk berbelanja memenuhi kebutuhan sehari-hari. Penurunan harga, katanya rata-rata berkisar Rp2 ribu. "Mayoritas harga sayuran turun, tapi pembeli justru malah sepi dan akhirnya omset menurun,” kata Sartijah.

Turunnya harga sayuran juga diungkapkan  Sartijah karena stok yang banyak seperti sayur sawi Rp10 ribu/kg, kangkung Rp5 ribu/kg, kacang panjang Rp8 ribu/kg, bayam Rp8 ribu/kg, timun Rp7 ribu/kg. Kemudian sayur kol Rp10 ribu/kg, terong Rp 10 ribu/kg dan kecambah Rp8 ribu/kg.

loading...
loading...


Penulis  : Faisal
Editor    : Rangga
Sumber : klikbabel.com