• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Penyakit Ini Bisa Menyerang Jika Sering Tidur Kurang dari 5 Jam

Sabtu, 13 Oktober 2018 | 09:58 WIB
Ilustrasi. (Foto : net)

Klikbabel.com,Jakarta - Tidur sangat penting bagi tubuh agar bisa tetap sehat dan berfungsi optimal. Sepertiga dari waktu kita dalam sehari digunakan untuk tidur. Saat tidur, tubuh berkesempatan untuk istirahat dan mengembalikan tenaga yang terkuras saat terjaga. Perbaikan sel sel tubuh yang rusak juga dilakukan saat kita tertidur.

Klik juga : Spanyol dan Wales Lakukan "Minute Silence" untuk Korban Tsunami di Palu

Bagaimana jika tubuh kurang tidur? Menurut penelitian terbaru sebagaimana dikutip blogdokter, Sabtu (13/10/2018) yang dipresentasikan dalam ESC Congress 2018, orang dewasa yang tidurnya kurang dari 5 jam setiap hari memiliki risiko penyakit kardiovaskuler yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan orang dewasa yang tidurnya tujuh sampai delapan jam setiap hari.

Menurut Moa Bengtsson, kepala peneliti yang berasal dari Universitas Gothenburg, Swedia, “Bagi orang orang yang sibuk, tidur merupakan sesuatu yang menghabiskan waktu secara percuma, tetapi penelitian ini berhasil membuktikan bahwa durasi tidur yang terlalu pendek memiliki hubungan yang kuat dengan penyakit kardiovaskuler.”

Penelitian ini merupakan penegasan dari beberapa penelitian sebelumnya yang belum menemukan hubungan yang kuat antara kurang tidur dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskuler.

Tahun 1993 merupakan awal dimulainya penelitian ini. Saat itu dipilih secara acak sebanyak 1.463 orang pria yang berdomisili di kta Gothenburg. Dari jumlah itu, hanya 798 (55%) orang pria yang bersedia sebagai partisipan dalam penelitian ini. Kepada para partisipan ini kemudian dilakukan pemeriksaan fisik dan mereka diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan yang berhubungan kondisi kesehatan saat itu, rata rata durasi tidur, aktivitas fisik dan kebiasaan merokok. 

Setelah itu para partisipan dibagi menjadi empat kelompok berdasarkan durasi tidurnya. Kelompok pertama adalah mereka yang tidur kurang dari 5 jam, kelompok kedua yang rata rata tidurnya 6 jam, kelompok ketiga memiliki rata rata durasi tidur 7 sampai 8 jam, dan kelompok keempat adalah mereka yang tidurnya lebih dari 8 jam.

Partisipan ini kemudian diikuti selama 21 tahun dan dicatat setiap adanya gangguan kardiovaskuler seperti serangan jantung, stroke, gagal jantung, revaskularisasi arteri koroner dan kematian akibat penyakit kardiovaskuler. Pria yang data durasi tidurnya tidak lengkap dan yang memiliki riwayat penyakit kardiovaskuler dikeluarkan dari penelitian sehingga jumlah data yang dianalisa menjadi 759 orang.

Tekanan darah tinggi, diabetes, kegemukan, kebiasaan merokok, aktivitas fisik yang rendah dan kualitas tidur yang buruk kebanyakan dialami oleh pria yang tidurnya kurang dari 5 jam setiap malam.

Bila dibandingkan dengan pria yang durasi tidurnya cukup, pria yang durasi tidurnya kurang dari 5 jam mengalami peningkatan risiko penyakit kardiovaskuler sebanyak dua kali lipat. Risiko ini kembali mengalami peningkatan sebanyak dua kali lipat jika faktor risiko lain seperti kegemukan, diabetes dan kebiasaa merokok diperhitungkan.

Bagaimana? Masihkan kamu menyianyiakan waktu tidurmu untuk hal hal yang tidak bermanfaat?



Penulis  : -
Editor    : Rangga
Sumber : blog dokter