• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Bos IMF Ingatkan Bahaya Utang

Jumat, 12 Oktober 2018 | 10:58 WIB
Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde. Foto : net

Klikbabel.com, Bali - Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde menyebut naiknya kerentanan utang global menjadi salah satu risik besar bagi perekonomian dunia saat ini. Tantangan tersebut juga berkaitan dengan ketidakseimbangan global yang terjadi antara negara-negara dengan defisit transaksi berjalan (current account deficit/ CAD) yang besar dengan mereka yang membukukan surplus.

Klik Juga : Pembukaan Pasar : Rupiah Rp15.200

"Kami mencatat bahwa utang publik dan swasta telah menyentuh rekor US$182 triliun - 224% dari PDB [produk domestik bruto] global, sekitar 60% lebih tinggi dibandingkan posisi di 2007," ujarnya saat membacakan pidato di Plenary Meeting IMF-Bank Dunia (World Bank/ WB) Annual Meetings di Nusa Dua, Bali, Jumat (12/10/2018). "Saat kondisi keuangan mengetat, arah angin dapat berubah - terutama bagi negara-negara berkembang - dan menyebabkan aliran modal keluar. Dan hal ini dapat dengan mudah bergerak cepat dan merembes ke negara-negara lain, degan dampak yang nyata terhadap masyarakat," tambahnya.

Untuk mencegah hal itu terjadi, kebijakan dalam negeri negara-negara dunia perlu dilengkapi dengan jaring pengaman keuangan global, ujarnya. Beberapa contoh sumber daya tersebut dapat berasal dari kesepakatan pendanaan regional, seperti Inisiatif Chiang Mai.

Pemerintah juga dapat bekerja bersama dalam organisasi yang sering kali dimintai bantuan saat masalah keuangan terjadi di suatu negara, IMF. IMF baru-baru ini menyepakati tambahan bantuan pinjaman bagi Argentina yang tengah dilanda krisis mata uang dan lonjakan inflasi. "Dalam dunia yang sangat terhubung saat ini, tidak ada negara yang dapat mengelola isu-isu [tantangan global] itu sendirian. Kita memerlukan kerja sama," tegas Lagarde.

 



Penulis  : -
Editor    : A. Hairul
Sumber : CNBC