• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


HS Perambah Hutan Lindung, Segera Disidang

Kamis, 11 Oktober 2018 | 16:33 WIB
Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka, Andri. Foto : Ist

Klikbabel.com, Sungailiat - Tersangka HS yang sebelumnya telah melakukan penambangan ilegal di kawasan hutan produksi, tepatnya di Desa Cit, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka dalam beberapa waktu kedepan, akan menjalani proses persidangan. Menurut Andri selaku Kasi Intel Kejaksaan negeri (Kejari) Bangka, persidangan akan dilakukan di Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat.

Klik Juga : Rupiah Ditutup Rp15.230

Ia melanjutkan, usai penyidik Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama Jaksa dari Kejagung serta tim dari Mabes Polri melakukan tahap kedua kasus tersebut ke Kajari Bangka, kejari langsung memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk melimpahkan berkas perkara itu ke PN Sungailiat untuk dilakukan persidangan lebih lanjut. "Sesuai dengan janji kejari, hari ini saya yakin sudah jalan prosesnya," ucap Andri.

Ia melanjutkan, apabila berkas perkara yang dilakukan tersangka HS itu sudah dilimpahkan ke PN Sungailiat, kewenangan yang sebelumnya menjadi tanggung jawab JPU berubah menjadi kewenangan dari PN. ''Jadi pada saat berkas penambangan ilegal itu sudah dianggap diterima oleh Pengadilan, kewenangannya pun berubah dan menjadi tanggungjawab PN, tersangka beserta barang bukti dan lainnya,''jelas Andri.

Sementara itu, untuk kewenangan terhadap tersangka AK warga Kuday yang di dalam berkas perkara termasuk Daftar Pencarian Orang (DPO), dikatakannya menjadi kewenangan KLHK. "Kalau dari proses, penerbitan DPO itu dilakukan penyidik. Jadi mengenai DPO, itu ada pada penyidik,''ungkapnya.

Akan tetapi, Andri juga menyampaikan, Status DPO yang dituangkan didalam sebuah kertas itu bukanlah kategori DPO. "Kalau DPO itu prinsipnya, sebenarnya akan disebar di semua unit sehingga itu bisa dibantu oleh polres atau polsek. Yang penting ada laporan itu bahwa ini adalah DPO ilegal mining sehingga diamankan, sambil dilakukan koordinasi dengan pihak terkait yang dalam hal ini penyidik nantinya," tutup Andri.



Penulis  : Kms.Ramandha
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com