• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Harga Karet dan Lada Murah Jadi Penyebab Pasar Sepi

Kamis, 11 Oktober 2018 | 09:45 WIB
Kondisi salah satu lapak pedagang di Pasar Toboali. Foto : Devi Dwi/klikbabel.com

Klikbabel.com, Toboali - Sepinya kondisi pasar disinyalir akibat murahnya harga komoditi andalan Bangka Belitung, yakni karet dan lada. Hal ini menyebabkan, daya beli masyarakat ikut menurun. Salah satu pedagang di Pasar Toboali, Bangka Selatan Arsadinata menjelaskan, kondisi pasar yang sepi membuat dirinya bingung dan tak bisa berbuat banyak. Ata-biasa disapa menilai, turunnya harga karet dan lada menjadi penyebab utama karena rata-rata mata pencaharian masyarakat Toboali ialah petani karet dan berkebun lada.

Klik Juga : Harga Jual Dolar Dekati Rp15.300

"Kalau ekonomi masyarakat terganggu (anjlok) bagaimana pasar mau ramai. Apalagi pasar makin banyak di kampung-kampung, adalagi pedagang yang keliling bawa mobil, motor. Saya harap pemerintah daerah dapat mencarikan solusi terkait permasalahan ini, kalau bisa harga lada dan karet naik agar berpengaruh terhadap pasar. Sebab kalau tidak suasana lebaran, pasar kondisinya tetap sepi," jelas Ata, Kamis (11/10/2018).

Disinggung soal jualannya, Ata mengatakan untuk saat ini harga bawang merah dan putih diprediksi bakal mengalami kenaikan. Namun saat ini harga masih Rp20 ribu per kilogram. "Sayakan ambil bawang di agen dari Kota Pangkalpinang. Katanya bakalan ada kenaikan harga, cuma sampai sekarang harga tetap stabil," ujarnya.

 



Penulis  : Devi Dwi Putra
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com