• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


PSI Ngotot Prabowo CS Diproses

Senin, 08 Oktober 2018 | 11:24 WIB
Prabowo Subianto saat konfrensi pers. Foto : net

Klikbabel.com, Jakarta - Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli menilai permasalahan yang tengah dialami Prabowo Cs mirip dengan kasus yang menimpa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Ahok kala itu disebut-sebut telah melecehkan ayat Al-Quran saat dirinya berpidato sebagai Gubernur DKI Jakarta di kawasan Kepulauan Seribu pada 27 September 2016 silam.

Klik Juga : Petarung Muslim Juara Dunia UFC yang Murka Agamanya Dihina

Meskipun Ahok telah meminta maaf karena perkataannya yang multitafsir sehingga membuat masyarakat muslim marah, namun Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon tetap meminta Ahok untuk menjalani proses hukum. "Minta maaf itu berarti mengakui kesalahannya, kemudian what is next? Apa berikutnya? What is to be done? Bagaimana kita menyelesaikannya? Apa yang harus dilakukan? Yang harus dilakukan adalah proses hukum karena kita ini bersamaan kedudukannya di dalam hukum,” kata Fadli Zon.

Berdasarkan hal tersebut, memancing Romli dengan mengunggah video tersebut dalam akun Twtitter pribadinya @GunturRomli. Dalam unggahannya itu, Romli melihat ada kesamaan Ahok dengan Fadli Zon cs dalam kasus penyebaran berita bohong Ratna Sarumpaet. Romli pun kemudian menuliskan beberapa nama yang dianggapnya telah turut menyebarkan berita bohong seperti Rachel Maryam, Hanum Rais, Danhil Anzar Simanjuntak, Fadli Zon bahkan Prabowo Subianto.

Romli mengetahui bahwa seluruhnya telah meminta maaf dengan alasan grasak-grusuk karena bersimpatik dengan cerita yang dikarang Ratna Sarumpaet. Namun Romli meminta mereka seluruhnya mendapatkan perlakuan sama seperti Ahok, yakni menjalani proses hukum. "Dalam kasus Ahok yang minta maaf, kata @fadlizon berarti mengaku kesalahannya, selanjutnya adalah proses hukum, pada kasus @RatnaSpaet mereka: @cumarachel @hanumrais @Dahnilanzar @prabowo @fadlizon sudah minta maaf, berarti ngaku salah, selanjutnya: proses hukum,” cuit Romli pada pukul 08.24 WIB.



Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : suara.com