• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Pertama Kali, Medali Asian Para Games Berbunyi Gemerincing

Sabtu, 06 Oktober 2018 | 12:02 WIB
Tina Talisa menunjukkan medali-medali berbunyi gemerincing yang akan digunakan untuk Asian Para Games 2018. (Foto : net)

Klikbabel.com,Jakarta - Sebagai tuan rumah Asian Para Games 2018, Indonesia memberikan terobosan baru yang ditujukan kepada para atlet. Hal ini pun menjadi yang pertama kali dilakukan sepanjang gelaran Asian Games berlangsung. Apa itu?

Klik juga : Hari Ini Pembukaan Asian Para Games 2018

Panitia Asian Games 2018, INAPGOC ingin memberikan sensasi lebih kepada para atlet penyandang disabilitas tuna netra, dengan cara menyiapkan medali khusus yang akan diperebutkan. Jika selama ini yang membedakan medali hanya dengan warna yakni emas, perak dan perunggu, kali ini medali yang akan disediakan disertai pula dengan bunyi gemerincing. 

Terobosan ini dijelaskan Divisi Sport INAPGOC, Fanny Riawan bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada atlet netra untuk lebih peka terhadap suara dan memberikan sensasi serta kebanggan yang lebih tinggi. Ide itu pun diakui Fanny, terinspirasi dari atlet yang meraih medali perunggu di Paralimpiade Rio de Janeiro yaitu Ni Nengah Widiasih, atlet angkat berat, Sekjen INAPGOC Ferry Kono dan CEO Asian Paralympic Committee, Tarek Souei.

"Berawal dari ide Mr. Tarek Souei yang membuat sesuatu yang berbeda, medali yang ada bunyinya. Kami pun akhirnya mengambil referensi dari medali Paralympic yang mengeluarkan bunyi," ujarnya beberapa waktu lalu.

Bunyi gemerincing yang dikeluarkan dari medali itu sendiri dihasilkan dari bola-bola kecil yang diisi ke dalam keping medali. Medali emas punya 26 buliran bola kecil, medali perak 2 buliran dan perunggu 16 buliran. Semakin nyaring bunyinya artinya semakin tinggi penghargaan yang diterima," ungkapnya.

Disinggung terkait produksi, diakui Fanny untuk produksi tidak dilakukan di Indonesia lantaran belum ada perusahaan yang mampu membuatnya. "Medali ini diproduksi oleh salah satu perusahaan di Guangzhou, China," tutupnya. 



Penulis  : Caturangga
Editor    : Rangga
Sumber : klikbabel.com