• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


RI Negara Agraris, Miris Pangan Harus Impor

Senin, 24 September 2018 | 12:59 WIB
Ilustrasi. Foto : net

Klikbabel.com, Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia duduk bareng dengan Dirut Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Budi Waseso membahas ketahanan pangan di tahun politik 2019. Ketua Kadin Indonesia Rosan Roeslani, mengatakan, ketahanan pangan ini semua pihak harus bisa menuntaskan dan mendorong. Apalagi janji Presiden Joko Widodo (Jokowi), Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.

Klik Juga : Dilarang Pengangkatan Guru Honorer

"Jadi yang paling penting saat ini, yakni meningkatkan kesejahteraan para petani itu penting. Karena hal itu bisa terwujud dengan kerjasaama semua pihak, pengusaha dan pengambil kebijakan," kata Roesan dalam acara Roundtable Ketahanan Pangan di Tahun Politik 2019 di Menara Kadin, Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Senin (24/9/2018).  

Sementara itu, Dirut Bulog Budi Waseso mengatakan pihaknya ini menyerap dan menyediakan stok dan kestabilan harga. Di mana Bulog bertugas bagaimana ketahanan pangan negara Indonesia yang sebenarnya. "Saya amati, semua pihak yang menjaga ketahanan pangan ini belum bekerja bersinergi, miris lah negara kita agraris besar masak nuntut pangan impor, itu miris," jelasnya.  

Dia menjelaskan, dirinya sangat miris apabila ada seseorang yang bangga makan-makanan produk luar negeri atau impor. "Saya sebagai orang kampung miris apalagi kalau saya jadi petani, seolah-olah kita tidak berpihak ke petani dan ini belum tentu benar. Bagaimana kita berpikir sinergi membangun ketahanan pangan," pungkasnya. 

loading...
loading...


Penulis  : -
Editor    : A. Hairul
Sumber : okezone.com