• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Mantan Koruptor Boleh Nyaleg, Pemilih Diimbau Lihat Track Record

Minggu, 16 September 2018 | 10:22 WIB
Ilustrasi. (Foto : net)

Klikbabel.com,Jakarta - Putusan Mahkamah Agung (MA) yang memperbolehkan mantan narapidana kasus korupsi maju sebagai Calon Legislatif (Caleg) Di Pemilu serentak 2019 akan memberikan dampak negatif dalam pileg mendatang.

Menurut Peneliti Pusat Kajian Anti Korupsi (PUKAT) Fakultas Hukum UGM Zaenur Rohman menganggap putusan MA tersebut akan membuka kesempatan lebar bagi para mantan koruptor untuk menjadi caleg kembali nantinya.

Artinya kemungkinanan dengan keputusan ini anggota legislatif kita bisa diisi oleh para mantan terpidana korupsi,” tegas Zaenur Rohman sebagaimana dikutip dari Okezone.com, Minggu (15/9/2018).

Meski akan menimbulkan caleg mantan napi korupsi di pileg mendatang, Zaenur meminta semua masyarakat tetap menghormati keputusan Mahkamah Agung (MA).

Lantas, sambung dia, cara yang bisa dilakukan masyarakat saat ini harus mawas diri, dengan memperhatikan track record atau rekam jejak caleg-caleg yang berlatar mantan terpidana korupsi.

“Kan kita tau sendiri mantan terpidana korupsi adalah orang yang pernah mengkhianati amanat yang sudah diberikan dalam bentuknya korupsi,” jelas dia.

Mahkamah Agung (MA) mengabulkan sebagian soal uji materi Pasal 60 huruf j Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018 tentang tentang Pencalonan Anggota DPR dan DPRD Kabupaten/kota terhadap Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (UU Pemilu) pada Kamis (13/9/2018) lalu.

Pasal tersebut mengatur soal larangan bagi mantan narapidana kasus korupsi, mantan bandar narkoba dan eks narapidana kasus kejahatan seksual pada anak untuk maju menjadi calon legislatif.

loading...
loading...


Penulis  : Caturangga
Editor    : Rangga
Sumber : Okezone.com