Klikbabel.com


Simpanan Dolar Orang Indonesia Sampai Rp 236,62 Triliun

Rabu, 12 September 2018 | 09:13 WIB
Ilustrasi. Foto : net

Klikbabel.com, Jakarta - Simpanan masyarakat dalam bentuk valuta asing (valas), seperti dolar Amerika Serikat (AS) terus menunjukkan pertumbuhan. Dalam tiga tahun terakhir, masyarakat semakin gemar menabung greenback di bank. Data Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia (SEKI) Bank Indonesia (BI) menunjukkan simpanan valas masyarakat pada Juli 2018 tercatat berjumlah Rp 236,62 triliun.

Klik Juga : Pembukaan Pasar : Rupiah Menguat

Angka ini naik Rp 12,53 triliun dibandingkan Juli 2017 Rp 224,09 triliun. Lantas, apa yang menjadi penyebab simpanan dolar AS masyarakat Indonesia cukup tinggi? Budi Rahardjo, seorang perencana keuangan, menjelaskan secara rinci beberapa kemungkinan yang menjadi alasan simpanan masyarakat dalam bentuk dolar AS cukup tinggi. "Bisa saja memang kebutuhan pendidikan anak, mengingat tren menyekolahkan anak ke luar negeri di kalangan masyarakat kelas atas." kata Budi, Rabu (12/9/2018).

"Kemudian, jumlah orang kaya yang meningkat tentu akan meningkatkan deposit atau nilai tabungan, dan bisa jadi untuk keperluan bisnis," tambah Budi. Berdasarkan riset Capgemini, sebuah lembaga konsultan internasional, populasi masyarakat yang memiliki kekayaan bersih cukup tinggi di Indonesia mencapai 54.400, dengan nilai aset US$184 miliar. Meningkatnya angka populasi orang kaya di Indonesia menandakan bahwa sebagian besar masyarakat - khususnya individu kaya - memiliki kemampuan yang cukup untuk menabung.

"Ini sebagai bentuk diversifikasi keuangan mereka. Jadi, tidak semua untuk kepentingan spekulasi. Ada juga sebagai fungsi, termasuk hedging dan diversifikasi," tegasnya.



Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : CNBC