Klikbabel.com


Bursa Asia Berguguran Akibat Ulah Trump

Senin, 10 September 2018 | 21:14 WIB
Presiden AS Donal Trump. Foto : net

Klikbabel.com, Jakarta - Bursa Hong Kong dan Shanghai memimpin penurunan bursa saham Asia setelah terjadi investor melakukan aksi jual besar-besaran karena khawatir dengan kebijakan terbaru Donald Trump.

Presiden Amerika Serikat (AS) mengancam akan memberlakukan bea masuk pada semua produk impor China. Komentar presiden Trump pada Jumat, menambah ketidakpastian di lantai perdagangan yang sedang terpukul oleh kekhawatiran krisis keuangan di pasar negara berkembang.

Setelah melewati batas waktu untuk konsultasi publik pada Jumat pagi, ada ketakutan Trump akan segera memberlakukan bea masuk barang-barang Tiongkok senilai US$200 miliar (Rp 2.972 triliun). Bea masuk baru ini akan menambah tarif sebelumnya yang telah diterapkan pada US$50 miliar barang impor.

Ini menandai langkah besar dalam pertempuran jangka panjang antara AS-China. Namun, Trump mengatakan kepada wartawan di pesawat Air Force One pada hari itu bahwa "ada lagi US$267 miliar yang siap untuk pergi dalam waktu singkat jika saya menginginkannya".

Itu akan mencakup hampir semua barang yang diimpor AS dari China. Beijing telah mengancam akan melakukan pembalasan terhadap tindakan apa pun dari Washington. "Pasar memiliki harapan, ketika kami mencapai tenggat waktu itu akan ada beberapa konsesi, tetapi ada eskalasi," kata Sean Fenton, direktur di Tribeca Investment Partners, dilansir dari Bloomberg Television.

Investor juga cukup terkejut dengan data-data ekonomi yang dipublikasikan menunjukkan ekonomi AS tumbuh di atas ekspektasi termasuk dalam penciptaan lapangan kerja pada Agustus. Hal ini mengirim semua tiga indeks utama di Wall Street ke wilayah negatif.



Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : CNBC