• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Pemkab Surati 5 Perusahaan Sawit di Babar

Rabu, 05 September 2018 | 13:09 WIB
Wakil Bupati Babar Markus. Foto : Ist

Klikbabel.com, Muntok - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat (Babar) menyurati lima perusahaan sawit agar dapat membeli Tandan Buah Segar (TBS) dari masyarakat. Kelima perusahaan itu yakni PT THEP, PT Sawindo Kencana, PT Leidong West, PT BPL dan PT GSBL. Wakil Bupati Bangka Barat Markus menjelaskan, saat ini harga sawit diangka Rp 700 - Rp 800 perkilogram. Dikatakan Markus, keluhan masyarakat soal harga sawit yang murah ini memang luar biasa dan ini sudah terjadi sejak beberapa bulan terakhir.

Klik Juga : Rela Antre 3 Hari Demi Jual Sawit

Hal ini juga semakin diperparah dengan tidak lakunya TBS karena pihak perusahaan tidak mau membeli sawit petani di Bangka Barat. "Kami sudah mengirimkan lima surat ke perusahaan yang ditujukan langsung ke direktur masing-masing. Kelima perusahaan ini kan mereka berdomisili dan bekerjanya kan di wilayah Bangka Barat dan perkebunan mereka kan cukup besar di Bangka Barat," jelas Markus.

Surat yang ditandatangani oleh Bupati Bangka Barat, Drs. H. Parhan Ali dengan nomor 520/353/4.1.3.1/2018 tanggal 3 September 2018 tersebut meminta kepada lima perusahan perkebunan sawit untuk membeli sawit petani yang ada di Bangka Barat. "Kami sudah menyampaikan ke mereka melalui surat ini, kami meminta kepada pihak perusahaan untuk membeli sawit masyarakat yang ada di Bangka Barat ini," katanya.

Markus berharap agar perusahaan sawit yang ada di Bangka Barat dapat membantu masyarakat untuk membeli TBS seluruh petani sawit yang ada di Bangka Barat. "Karena sebagian masyarakat Bangka Barat mengantungkan hidup dari hasil perkebunan sawit ini," ujarnya. Ia berharap pihak perusahaan membantu petani sawit yang ada di Bangka Barat dengan cara membeli hasil sawit dari masyarakat yang ada di Bangka Barat. "Kalau harga lada  murah masih banyak yang beli. Kalau sawit harganya murah harus menunggu berhari - hari kadang-kadang tidak ada yang beli," tutup Markus.

 

loading...
loading...


Penulis  : Ira
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com