• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Bagaimana Angkat Banyak Guru Honorer, APBD Defisit?

Kamis, 30 Agustus 2018 | 13:28 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Bangka Tengah, Iskandar saat diwawancarai wartawan. (Foto : Faisal/klikbabel.com)

Klikbabel.com,Koba - Data Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) tiap tahun sejak tahun 2017 sampai 2020 nanti ada peningkatan guru pensiun dan berpotensi mengakibatkan Bateng kekurangan guru SD.

Klik juga : Bateng Butuh Pengganti Guru Pensiun Berstatus PNS Secepatnya

Ditemui di kantornya, Kepala Dinas Pendidikan Bateng, Iskandar menjelaskan, data guru yang memasuki masa pensiun yakni tahun 2017 ada 10 guru, 2018 ada 20 guru, 2019 ada 30 guru dan 2020 ada 41 guru. "Jadi total untuk 2 tahun kedepan kita akan kehilangan 111 guru SD yang pensiun," ujarnya, Kamis (30/8/2018).

Lanjutnya, dia mengatakan walaupun setiap tahun adanya guru pensiun tidak ditutupi dengan ketersediaan guru baru. Hal ini pun diperparah dengan tidak adanya penerimaan PNS untuk formasi guru, sehingga harus memaksa beberapa sekolah untuk merekrut guru berstatus honorer. "Saya dilema dengan situasi saat ini. Sekarang juga kita kewalahan mencari solusi untuk guru yang kurang. Sekolah di desa banyak mengajukan guru honor untuk mengajar," terangnya. 

Kendala yang dihadapi dengan banyaknya guru honorer ialah persoalan gaji yang harus ditanggung melalui APBD. Sedangkan, APBD Bateng, menurut Iskandar sedang defisit. "Situasi APBD kita yang defisit, akan sulit untuk kita mengajukan penambahan guru honor. Ya kalo PNS kan dibebani negara, nah kalau honorkan daerah yang nanggung," jelasnya.

"Saya masih berharap saat pembukaan CPNS nanti kita mendapatkan formasi yang banyak untuk menutupi kekurangan pengajar. Namun diluar itu kami akan berusaha agar siswa tidak terlantar di sekolah-sekolah karena kekurangan pengajar," tandasnya.

loading...
loading...


Penulis  : Faisal
Editor    : Rangga
Sumber : klikbabel.com