Klikbabel.com


Jadi Tersangka, Kemas Kaget dan Heran

Selasa, 28 Agustus 2018 | 10:33 WIB
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispernak) Kabupaten Bangka, Kemas Arfani Rahman. Foto : Rama/klikbabel.com

Klikbabel.com, Sungailiat - Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung (Babel) menetapkan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Kemas Arfani Rahman sebagai tersangka dugaan korupsi kegiatan cetak sawah. Atas ditetapkannya status tersebut, Kemas mengaku heran dan kaget. Sebab, program cetak sawah itu dilaksanakan tahun 2016. "Saya heran dan kaget ditetapkan sebagai tersangka," kata Kemas Arfani, Selasa (28/8/2018).

Klik Juga : Bateng Defisit Rp 14.813 Miliar

Kemas mengatakan, cetak sawah merupakan program nasional yang dananya bersumber dari APBN 2016, pekerjaan kegiatan tidak ditender karena di seluruh Indonesia diswakelolakan pada instansi lainnya. Menurut dia, bendaharawan kegiatan ada di Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pengawasan terhadap pekerjaan dilaksanakan oleh tim pengawas yang terdiri atas tim dari kabupaten dan provinsi.

"Kegiatan cetak sawah ini dananya sebesar Rp35,20 miliar, seluruh pembayarannya dilaksanakan dengan transfer langsung ke rekening instansi pelaksana kegiatan," katanya. Dikatakannya, hasil pekerjaan telah dinyatakan memenuhi syarat oleh tim penerima hasil pekerjaan yang dibentuk oleh Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Semuanya dilakukan secara transparan,  tidak ada keterlibatan secara langsung baik teknis maupun nonteknis. Dia menambahkan, segera menemui pelaksana kegiatan selaku penanggung jawab kegiatan cetak sawah bersama pengacaranya. "Sampai saat ini pihak pelaksana pekerjaan tersebut belum pernah dipanggil oleh pihak yang berwenang," katanya.



Penulis  : Kms.Ramandha
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com