• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Jika Tak Sehat, Ma'ruf Amin Bisa Batal Cawapres

Senin, 13 Agustus 2018 | 20:28 WIB
Cawapres Ma'ruf Amin. Foto : net

Klikbabel.com, Jakarta - Pengamat politik Said Salahudin mengaku bisa memaklumi kekhawatiran sebagian masyarakat, terkait kemungkinan adanya penjegalan terhadap Ma'ruf Amin sebagai pendamping Joko Widodo di Pilpres 2019.

Penjegalan dikhawatirkan terjadi pada seleksi kesehatan. Sebagian masyarakat curiga hal tersebut dilakukan oleh pihak tertentu di internal koalisi pendukung petahana.

"Bagi masyarakat yang risau, tentu menyampaikan kekhawatirannya ke kubu petahana sepertinya akan sia-sia. Saya kira mereka bisa menyampaikan aspirasinya ke lembaga seperti KPU dan Bawaslu," ujar Said di Jakarta, Senin (13/8/2018).

Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma) ini menilai, sebagai lembaga yang berwenang menetapkan lolos tidaknya calon presiden dan calon wakil presiden (cawapres), KPU bisa diandalkan untuk itu.

Demikian juga Bawaslu, bisa diminta mengawasi seluruh proses pemeriksaan kesehatan kiai berusia 75 tahun itu, khususnya terkait hasil yang menjadi pokok kekhawatiran dari sebagian masyarakat.

"Ingat, walaupun pemeriksaan kesehatan dilakukan pihak rumah sakit, tapi pemutus akhir lolos atau tidaknya Ma'ruf adalah KPU," ucapnya.

Meski demikian, Said menegaskan, KPU dan Bawaslu tidak bisa dipaksa meloloskan Ma'ruf jika kondisi kesehatannya tidak memadai untuk menjadi cawapres. J

Jadi, kalau Ma'ruf memang benar-benar sehat secara jasmani dan rohani, maka tidak ada pihak manapun yang boleh mengambat Ma'ruf menjadi cawapres.

"Tapi sebaliknya, jika Ma'ruf memang sungguh-sungguh tidak memenuhi syarat konstitusi tersebut, KPU harus membatalkan Ma'ruf dan meminta parpol pengusung Jokowi untuk menggantinya dengan calon yang lain," pungkas Said. 



Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : JPNN