• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Indonesia Disanksi Lima Triliun oleh AS

Rabu, 08 Agustus 2018 | 16:03 WIB
Darmin Nasution. Foto : net

Klikbabel.com, Jakarta - Pemerintah akan mengirimkan tim untuk melakukan negosiasi dengan Amerika Serikat (AS) menyusul sanksi yang diberikan kepada Indonesia senilai USD350 juta atau sekitar Rp5 triliun.

Tim ini akan mengkaji masalah ketidaksepakatan AS terhadap kebijakan Indonesia dalam perdagangan. Seperti diketahui, AS tengah meminta Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) memberikan sanksi kepada Indonesia karena dianggap mengabaikan keputusan sidang WTO pada November 2017 lalu.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Menteri Darmin Nasution menjelaskan, Negeri Paman Sam itu menilai perubahan aturan pada Peraturan Menteri Perdagangan dan Pertanian soal holtikultura tak sesuai dengan harapan mereka.

Maka, perlu dilakukan duduk bersama untuk lakukan negoisasi. "Kalau sudah begitu, kita perlu duduk lagi dengan mereka. Ini bukan main pandang-pandangan saja. Kalau sudah begini yang paling betul adalah tidak sekadar dengan surat. Kita kirim tim, persisnya di mana sih yang enggak sepakat," ujarnya di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (8/8/2018).

Di sisi lain, perubahan peraturan setingkat menteri itu akan dihubungkan dengan pengubahan Peraturan Pemerintah dan undang-undang, maka perlu waktu hingga 2022. Hal ini bahkan sudah diketahui oleh AS.

"Mereka tahu itu perlu waktu, 2019 dan 2020. Enggak bisa sekarang. Ini bukan kebijakan umum, tapi kata-katanya yang mana sih (yang keberatan dalam permen), ini urusan aturan," jelasnya.

Dalam hal ini pemerintah akan meneliti satu per satu keberatan AS, sehingga tidak hanya menguntungkan bagi Negara Paman Sam tersebut.

"Nanti kita lihat, masuk akal apa enggak. Kalau emang masuk akal ya kita ubah. Wong ini peraturan menteri doang," katanya.



Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : okezone.com