• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


PLN Pasok Listrik ke 5 Kilang, Pertamina Hemat Rp2,79 Triliun

Jumat, 03 Agustus 2018 | 13:40 WIB
Ilustrasi: Foto : net

Klikbabel.com, JAKARTA - Lima kilang milik PT Pertamina (Persero) akan dipasok listrik dari PT PLN (Persero). Hal tersebut setelah dilakukan penandatanganan nota kesepemahaman (Memorandum of Understanding/MoU) mengenai penyediaan layanan kelistrikan dari pembangkit PLN untuk 5 kilang Pertamina.

Klik Juga : Mencari Mitra Kelola Blok Rokan, Pertamina Pilih Siapa?

Kelima kilang Pertamina yaitu Refinery Unit (RU) II Dumai, RU III Plaju-Sungai Gerong, RU IV Cilacap, RU V Balikpapan, dan RU VI Balongan. Proyeksi kebutuhan total daya listrik yang akan digunakan kilang-kilang minyak itu sebesar 217 (Mega Volt Ampere) MVA dan selanjutnya dapat bertambah 104 MVA.

Direktur Pengolahan Pertamina Budi Santoso Syarif mengatakan, pendatanganan ini akan sangat baik bagi Pertamina. Sebab, dengan pasokan listrik yang berasal dari PLN bisa menghemat biaya listrik untuk operasional pembangkit sekitar Rp2,79 triliun per tahun.

"Ini akan memberikan impact yang sangat besar. Jadi saya yakin banget penggunaan ini jauh lebih murah tanpa harus menghitung pun," ujarnya dalam acara penandatanganan nota kesepahaman di Hotel Gran Mahakam, Jakarta, Jumat (3/8/2018).

Selain dari menghasilkan penghematan biaya penyediaan listrik, kerjasama ini akan memberikan manfaat tambahan bagi kilang Pertamina yakni kebutuhan fuel oil akan menurun. Sebab fuel oil yang tadinya digunakan untuk menghasilkan listrik bisa diubah menjadi produk yang lebih valuable seperti solar.

Klik Juga : Viral, Lowongan Pekerjaan Ini Bikin Geleng Kepala

Apalagi, kapasitas terpasang listrik PLN saat ini cukup besar dan berlebih, sehingga dengan menggunakan listrik PLN keberlangsungan pasokan listrik bisa lebih terjamin. Dari sisi kualitas, listrik PLN juga lebih baik, khususnya untuk tegangan tinggi (150 kV).

“Kilang minyak ini membutuhkan pasokan listrik yang besar dan stabil. Jika total beban listrik di seluruh kilang dipasok oleh PLN, maka berpotensi menghasilkan penghematan di lingkungan kilang. Jumlahnya sangat signifikan setiap tahun. Kami mengharapkan PLN mampu memberikan pasokan listrik yang cukup,” jelasnya.

Pertamina juga akan focus pada operasional dan pemeliharaan Kilang, fleksibilitas pengaturan O/H steam boiler, dan dapat menurunkan Energy Intensitas Index (EII). Potensi pengembangan investasi juga akan semakin besar, sebab perseroan tidak perlu lagi memikirkan pengembangan pembangkit.

“Kami berharap PLN bisa terus mengembangkan jaringan listrik dan kualitas listriknya sehingga pasokan listrik ke kilang benar-benar handal dan operasi kilang menjadi lebih handal dan efisien, sehingga saya juga bisa fokus," ucapnya.

Sebagai informasi, saat ini sendiri, Pertamina telah memanfaatkan listrik PLN walaupun sebatas untuk perumahan/apartemen dan perkantoran dengan tegangan menengah 20 kilo Volt (kV), untuk 3 kilang yaitu RU IV, RU V dan RU VI totalnya mencapai sebesar 15,7 MVA.

Untuk implementasi dari kerjasama ini, sebagai langkah awal, Pertamina akan memberikan data terkait kebutuhan listrik bagi 5 kilang minyak miliknya tersebut. Sedangkan PLN akan mempelajari, mempersiapkan, dan menginformasikan layanan kelistrikan yang sifatnya khusus sesuai kebutuhan kilang tersebut.

Sementara itu, khusus RU V saat ini memasuki tahap konstruksi penyambungan dari PLN dengan kapasitas penyambungan 31,5 MVA dengan Tegangan Tinggi 150 kV untuk memasok beban kilang yang non kritikal seperti Lube Oil Complex (LOC).

loading...
loading...


Penulis  : zahrulhadi
Editor    : Zahrul
Sumber : Okezone.com