• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Ikan Kerisi Jadi Penyebab Inflasi di Pangkalpinang

Kamis, 02 Agustus 2018 | 10:20 WIB
Ilustrasi. Foto : net

Klikbabel.com, Pangkalpinang - Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mencatat Kota Pangkalpinang pada Juli 2018 inflasi 0,34 persen atau terjadi kenaikan indeks harga konsumen 140,92 dibandingkan bulan sebelumnya 140,44. Adapun penyebab inflasi karena adanya kenaikan harga beberapa indeks kelompok pengeluaran bahan makanan sebesar 2,65 persen.

Klik Juga : Lenovo Hadirkan Ponsel 5G Pertama di Dunia

Kepala BPS Provinsi Kepulauan Babel Darwis Sitorus mengatakan, inflasi juga karena naiknya kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,14 persen, perumahan, air, listrik dan bahan bakar 0,03 persen, kesehatan 0,27 persen, serta kelompok pendidikan rekreasi, dan olahraga sebesar 0,35 persen. "Kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi adalah kelompok sandang dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan masing-masing sebesar 0,23 persen dan 2,95 persen," ujarnya, Kamis (2/8/2018).

Darwis mengatakan komoditas yang mengalami kenaikan harga pada Juli 2018 diantaranya ikan segar seperti kerisi, selar, hapau, dencis, kembung, tongkol, bulat, bayam, sawi hijau, bawang merah, cabai rawit, cabai merah, bimbingan belajar, minyak goreng, dan tarif pulsa ponsel. "Sebaliknya komoditas yang mengalami penurunan harga yaitu tarif angkutan udara, ikan tenggiri, beras, udang basah, cumi-cumi, tarif angkutan laut, daging sapi, emas perhiasan, ayam hidup, tauge, kacang panjang, ikan bawal, kelapa, panci, dan keladi sayur," katanya.

Menurut dia tingkat inflasi tahun kalender Juli 2018 sebesar 2,90 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Juli 2018 terhadap Juli 2017) sebesar 3,66 persen."Komponen inti pada Juli tahun ini mengalami inflasi sebesar 0,78 persen, komponen bergejolak inflasi 1,69 persen dan komponen diatur pemerintah deflasi sebesar 2,40 persen," ujarnya.

 

 

 

 



Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : Antaranews.com