Klikbabel.com


Anaknya Keduluan Disuntik MR, Apri : Siapa yang Bertanggung Jawab!

Kamis, 02 Agustus 2018 | 22:34 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah, Bahrun ketika ditemui wartawan. (Foto : Faisal/klikbabel.com)

Klikbabel.com,Koba - Terlambatnya keluar Surat Edaran (SE) terkait penundaan pemberian imunisasi vaksin Measles dan Rubella (MR) menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Koba. Pasalnya, sebagian siswa telah diberi imunisasi MR yang masih kontroversi karena belum dinyatakan halal. 

Salah satu orang tua murid, Apri (40) warga gang Masjid, Kelurahan Berok, Bangka Tengah (Bateng), menyebutkan akibat kelengahan Pemerintah dalam menentukan sikap berdampak kepada dua anaknya yang sudah keduluan diberi imunisasi oleh pihak puskesmas Koba. 

"Kok bisa surat edaran penundaan itu turunnya setelah tanggal pencanangan, kan pencanangan serentak tanggal 1 Agustus, seharusnya surat edaran itu sudah terbit sebelum tanggal 1. Sekarang anak saya saat ini sudah di vaksin, sehingga kami orang tua merasa khawatir, mana dinyatakan belum ada sertifikat halal, Siapa yang bertanggungjawab apabila terjadi sesuatu pada kedua anak saya, ini harus ada penjelasan oleh pihak yang berwenang," jelas kepada wartawan, Kamis (2/8/2018). 

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Bateng, Bahrun menjelaskan, menurutnya memang benar bahwa pada Rabu (1/8/2018) kemarin, surat edaran itu telat datang sehingga pihaknya pun ikut telat memberi tahu penundaan kegiatan pemberian imunisasi vaksin rubella ke puskesmas-puskesmas.

"Kami dinas Bateng baru dapat Informasi penundaan kegiatan siangnya karena paginya sudah terlanjur melaksanakan pemberian imunisasi vaksin MR terhadap 40 siswa SD dari umur 9 sampai 15 tahun,"jelasnya.

Terkaitnya banyaknya protes warga, Dinkes Bateng akan menjelaskan itu ke pihak sekolah dan orang tua siswa pada, Jumat (3/8/2018) besok, untuk meyakinkan bahwa itu tidak berbahaya bagi tubuh anak. 

Ia juga menyakinkan bahwa program penberian vaksin rubella juga telah dilakukan di daerah Jawa pada tahun lalu dan tidak dipermasalahkan. "Tetapi kita besok akan menjelaskan hal itu kepada orang tua agar mereka tidak khawatir, dan menjelaskan mengenai manfaat vaksin itu,"tutupnya



Penulis  : Faisal
Editor    : Rangga
Sumber : Klikbabel.com