• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Harga Telur Ayam hingga BBM Jadi Biang Keladi Inflasi Juli 2018

Rabu, 01 Agustus 2018 | 15:29 WIB
Ilustrasi. Foto : net

Klikbabel.com, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat inflasi Juli 2018 sebesar 0,28% (mtm). Angka ini lebih rendah dibandingkan tingkat inflasi Juni 2018 sebesar 0,59%. Namun lebih tinggi bila dibandingkan inflasi Juli 2017 yang sebesar 0,22%. Adapun inflasi tahun kalender Juli adalah 2,18%. Sementara, inflasi tahunan Juli 2018 sebesar 3,18 (yoy). Kepala BPS Kecuk Suhariyanto menjelaskan, secara keseluruhan inflasi dipicu dari kenaikan harga pangan dan bahan bakar minyak (BBM).

Klik Juga : KEK Akan Berdampak Pada Perekonomian Daerah

"Inflasi Juli 2018 terjadi karena utamanya tiga poin yaitu kenaikan harga telur ayam ras, kenaikan harga daging ayam ras, dan kenaikan harga bensin," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (1/8/2018). Inflasi tertinggi terjadi pada kelompok bahan makanan sebesar 0,86% sehingga memberikan andil 0,18% kepada inflasi. Untuk daging ayam ras mengambil andil infasi sebesar 0,07% dan tertinggi inflasi pada telur ayam ras yang sebesar 0,08%.

"Seperti yang diduga, andil terbesar inflasi disumbang oleh telur ayam ras. Kenaikan harga telur ayam ras ini terjadi di 72 kota dan beberapa kota, salah satunya seperti di Banjarmasin harga telur bahkan naik mencapai 21%," paparnya. Selanjutnya pada kelompok ini, disusul inflasi komoditas cabai rawit 0,03%, kacang panjang 0,02%, serta jenis sayuran bayam, engkol, kangkung tomat sayur menyumbang 0,01%.

Sebaliknya, terdapat komoditas yang mengalami deflasi, yakni bawang merah menyumbang deflasi 0,05%, cabai merah 0,2%, serta daging sapi dan ikan segar sebesar 0,01%. "Komoditas tersebut mengalami penurunan harga sehingga menyumbang deflasi dan menahan inflasi," katanya.  Sementara itu, di kelompok transportasi dan komunikasi terdapat dua komoditas yang megalami kenaikan harga. Untuk tarif paket data ponsel menyumbang inflasi 0,04%, juga BBM sebesar 0,06%. "Untuk kenaikan harga Pertamax mulai 1 Juli membuat kenaikan harga bersin itu menyumbang inflasi 0,06%," pungkasnya.



Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com