• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


IPC Sebut Petani Lada Babel Kehilangan Semangat

Sabtu, 28 Juli 2018 | 09:05 WIB
Kebun lada yang berada di Belitung dan Bangka Selatan. (Foto : capture IPC)
Loading...

Klikbabel.com,Pangkalpinang - International Pepper Community (IPC) dalam rilisnya yang diterima klikbabel.com, Sabtu (28/7/2018) mengomentari kondisi produksi lada di Bangka Belitung (Babel) sebagai salah satu daerah pemasok lada terbesar di dunia. 

Klik juga : Program Resi Gudang Belum Juga Memberikan Dampak Positif

IPC menyebutkan, kondisi produksi lada saat ini memprihatinkan. Terlebih harga lada per kilogram yang dijual menurun drastis dari beberapa tahun terakhir. "Harga lada putih di Bangka dan Belitung adalah sekitar Rp55.000 per kilogram," tulis IPC dalam laporannya. 

Bahkan, IPC membandingkan harga lada di Babel saat ini dengan harga lada beberapa tahun terakhir yang masih tinggi. "Harganya jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan harga yang berlaku di 2015, hampir Rp200.000 per kilogram," lanjutnya. 

Kekhawatiran pun muncul akibat menurunnya harga lada. "Harga rendah saat ini membuat petani dilaporkan telah kehilangan semangat untuk merawat kebun mereka dan memelihara tanaman. Di Belitung banyak petani meninggalkan tanaman sehingga tertutup rumput," bebernya. 

"Meskipun tanaman masih menghasilkan buah, namun mereka tidak tertarik untuk merawat tanaman dan memetik buah. Situasi serupa juga terlihat di Bangka. Jika harga rendah saat ini berlangsung lebih lama, petani akan menderita dan produksi lada akan menurun lebih lanjut," tutup IPC.

Loading...


Penulis  : Caturangga
Editor    : Rangga
Sumber : IPC