• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Lada, Karet dan Sawit Babel Berdampak Pada Rupiah yang Melemah

Jumat, 27 Juli 2018 | 09:21 WIB
Gubernru Babel Erzaldi Rosman saat rakornas TPID. Foto : Ist
Loading...

Klikbabel.com, Pangkalpinang - Merosotnya nilai rupiah terhadap dolar AS berdampak kepada komoditi yang ada di Bangka Belitung. Terutama, yang mempunyai nilai ekspor. Seperti lada, karet dan juga sawit. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengatakan, pembangunan di Bangka Belitung tidak terlepas dari kondisi perekonomian nasional.

"Ketika harga rupiah melemah, maka sangat berpengaruh terhadap komoditi lokal yang mempunyai nilai ekspor, seperti lada, karet dan sawit. Maka dalam Rakornas Pengendalian Inflasi ini juga membahas kerjasama perdagangan antar daerah sehingga perbedaan inflasi antar wilayah di Indonesia turun," jelas gubernur, Jumat (27/7/2018).

Klik Juga : Harga Cabai Luar Lebih Murah

Gubernur meyakini Bangka Belitung berada dalam inflasi yang rendah. "Pada bulan Juni 2018 inflasi di Bangka Belitung 1,63%, secara tahunan inflasi di Bangka Belitung adalah 2,55%. Dan inflasi Bangka Belitung lebih rendah dari inflasi secara nasional sebesar 3,12%," ujar Gubernur.

Dalam rakornas, gubernur menjelaskan bahwa tantangan pengendalian inflasi berkaitan dengan perekonomian global. "Harga minyak dunia dan harga pangan global meningkat. Di sisi lain tantangan pengendalian inflasi juga tidak terlepas dari perekonomian domestik yang sangat dipengaruhi oleh ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi pangan. Maka dalam pertemuan Rakornas ini, kita membahas strategi percepatan infrastruktur pertanian, konektivitas, memanfaatkan teknologi informasi untuk memperkuat ketersediaan data dan informasi pangan serta memperkuat sinergi kebijakan antara pusat dan daerah," kata gubernur.

 

Loading...


Penulis  : Yodea Putri
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com