• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Desa Penerima Dana CSR Dibidik

Rabu, 25 Juli 2018 | 21:43 WIB
Press konfrens Kejari Babar. Foto : Ira/klikbabel.com

Klikbabel.com, Muntok - Kasi Pidana Khusus, Dr. Agung Dhedi Dwi Handes, SH MH mengatakan, ada upaya - upaya Pidsus Bangka Barat dalam penanganan tindak pidana korupsi.

Pertama adalah mengutamakan keuangan negara, pihaknya berusaha untuk bagaimana caranya ada pengembalian uang atau dana yang sudah beredar di masyarakat yang mana uang itu terjadi penyelewengan yang seharusnya dimasukan ke kas desa namun diselewengkan kepala desa untuk THR pribadi.

"Dari hasil pengalaman kami, tim penyidik sudah menerima penitipan atau pengembalikan kerugian negara, meskipun belum semuanya," Jelas Agung, Rabu (25/7/2018).

Dijelaskan Agung, seperti yang dilakukan oleh Kades Belo Laut yang menyelewengkan dana CSR dari PT GSBL sawit dan KIP yang mana bantuan dari pihak ketiga tersebut seharusnya masuk rekening kas desa selanjutnya digunakan dalam APBD sebagai bagian dari pendanaan desa.

"Setelah didalami ternyata ada motif-motif digunakan secara pribadi. Salah satunya adalah kami penyidik menyita mobil milik desa belo laut. Itu adalah salah satu contoh bentuk - bentuk penyimpangan yang digunakan secara pribadi. Ada juga penyimpangan lain yang sepenuhnya ini tanggung jawab kepala desa, karena kades bertanggung jawab penuh terhadap keuangan desa," Jelasnya.

Selain Belo Laut tersebut, Agung menuturkan ada beberapa desa di Bangka Barat yang juga menerima bantuan CSR dari PT GSBL dan KIP.

"Kami juga banyak menerima laporan dari desa - desa lain. Selain Desa Belo Laut itu ada desa lain yg menerima bantuan CSR, dari sawit atau KIP seperti Air Belo, Desa Mayang dan Desa Air Limau. Tapi untuk desa lain memang belum didalami tapi dalam penyelidikan secepatnya kalau ada perkembangan akan dikabarkan," Pungkasnya.

loading...
loading...


Penulis  : Ira
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com