• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Harga Telur Masih Mahal, Pendapatan Pedagang Tak Sebanding

Rabu, 18 Juli 2018 | 13:34 WIB
Pedagang telur ayam di Pasar Pagi Pangkalpinang. Foto : Yodea/klikbabel.com
Loading...

Klikbabel.com, Pangkalpinang - Harga telur ayam di Kota Pangkalpinang masih bertahan tinggi. Bahkan, saat ini telah mencapai Rp 1.700 ribu perbutir. Pedagang telur ayam pun merasa kebingungan dengan melonjaknya harga komoditi itu. Sebab, pedagang mengaku naiknya harga telur ayam telah dialami sejak satu bulan yang lalu.

Salah satunya diakui oleh Iwan Kurniawan, pedagang telur di jalan Pasar Pagi saat ditemui klikbabel.com, Rabu (18/7/2018). Iwan mengatakan, melonjaknya harga telur ayam tersebut disebabkan berkurangnya stok telur pasca menjelang lebaran hari Raya Idulfitri. "Ya, memang telur ayam merangkak naik terus. Awalnya Rp 1.500 perbutir, naik lagi Rp 1.600 dan hingga sekarang menjadi Rp 1.700 perbutir. Harga telur terus naik karena kemarin ayam ternak berkurang waktu lebaran kemarin. Masyarakat kan banyak membeli ayam potong, jadi ayam bertelur kurang ditambah musim ayam sakit," kata Iwan yang kerap disapa Anjes ini.

Klik Juga : Larangan AGP Jadi Penyebab Harga Telur Mahal

Ia juga mengakui untuk sementara waku mengurangi stok telur ayam, karena pendapatan tidak sebanding dengan pengeluaran. Kurangnya pasokan dan banyaknya pembeli membuat harga telur terus melambung. "Modal pun Rp 1.650 perbutir. Kemarin, juga ada dari beberapa orang ingin mengambil banyak. Tetapi saya belum bisa memenuhi karena stok juga sekarang sedikit," jelasnya. Terlebih lagi menurutnya, semakin mendekati perayaan Idhul Adha. Telur akan semakin melonjak. "Apalagi, tak lama kita mau lebaran Idhul Adha. Bisa jadi telur terus bertahan tinggi," tuturnya.

Loading...


Penulis  : Yodea Putri
Editor    : A. Hairul
Sumber : Klikbabel.com