Klikbabel.com


Anda Ngorok? Siap-siap untuk Pikun Lebih Awal

Sabtu, 07 Juli 2018 | 11:02 WIB
Ilustrasi. Foto : Net

Klikbabel.com, Jakarta - Ngorok atau mendengkur merupakan kondisi yang kerap dialami oleh beberapa orang ketika tidur. Dalam istilah medis, ngorok juga disebut sleep apnea. Tak hanya menciptakan kebisingan saat tidur, mereka yang sering ngorok saat tidur diyakini lebih cepat alami pikun dibandingkan mereka yang jarang melakukannya. Hal ini terbukti dari penelitian yang dilakukan University of Sydney.

Klik Juga : Sah! Kotak Kosong Menang dalam Pilwako Makassar

Peneliti menemukan kaitan antara kebiasaan mendengkur dengan fungsi otak. Menurut mereka kekurangan oksigen saat tidur dapat memicu penyusutan otak terutama di daerah yang memainkan peran penting dalam memori. "Temuan kami menunjukkan bahwa ketebalan area lobus temporal orang-orang kerap ngorok cenderung berkurang. Hal ini membuat fungsi memori mereka menurun," ujar Prof Sharon Naismith, seperti dilansir dari laman Independent.co.uk.

Untuk mendapatkan temuan ini, Prof Naismith dan tim merekrut 83 responden berusia 51 hingga 88 tahun. Mereka umumnya telah mengalami masalah dalam mengingat yang menjadi tanda awal demensia alzheimer. Sebagai catatan, tidak ada satu pun dari responsen yang didiagnosis memiliki riwayat sleep apnea.

Kemudian peneliti melakukan pemindaian MRI pada responden untuk menilai ketebalan otak dan memberikan serangkaian tes memori. Selain itu peneliti juga diminta untuk melakukan tes pengukuran kadar oksigen dalam darah saat tidur.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, peneliti menemukan bahwa orang dengan tingkat oksigen darah yang lebih rendah saat tidur tidak bisa bernapas dengan baik saat tidur. Hal ini membuat lobus temporal kiri dan kanan mereka menyusut yang pada gilirannya memengarungi fungsi penyimpanan memori di otak. "Tidak ada obat untuk kepikunan sehingga pencegahan awal adalah kunci. Temuan kami menunjukkan bahwa pola tidur yang baik bisa mencegah seseorang menghadapi kepikunan," tandas dia.



Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : Suara.com

Topik