• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Ekspor Timah Babel Naik 54,57 Persen

Jumat, 06 Juli 2018 | 16:00 WIB
(Net)

Klikbabel.com, Pangkalpinang -  Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat ekspor timah naik 54,57 persen. "Pada Mei tahun 2018, ekspor timah senilai 255,8 juta dolar AS atau mengalami lonjakan mencapai 54,57 persen dibandingkan bulan sebelumnya 165,5 juta dolar AS," kata Kepala BPS Provinsi Babel, Darwis Sitorus, Jumat (6/7/2018).

Lonjakan ekspor timah tersebut menaikkan peran timah dalam ekspor Januari hingga Mei 2018 sebesar 79,69 persen. "Secara kumulatif pada Januari hingga Mei terjadi peningkatan ekspor timah 13,56 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya," katanya.

Ia menambahkan, ekspor timah didominasi oleh negara Singapura yakni sebesar 23,95 persen ekspor timah pada Januari - Mei 2018.  Meskipun demikian, jika dibanding tahun 2017 dengan bulan yang sama, ekspor timah ke Singapura pada tahun ini turun 21,71 persen. 

Sedangkan Belanda, Korea Selatan, India, dan Jepang berada dalam lima negara tujuan utama ekspor timah pada Januari-Mei tahun 2018. "Lima negara utama ini mengimpor sekitar 74,31 persen timah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," ujarnya.

Ia menambahkan, ekspor nontimah Januari - Mei 2018 didominasi oleh bahan bakar mineral (HS 27). Tercatat nilai ekspor bahan bakar mineral sebesar 74 juta dolar AS atau 46,25 persen dari jumlah ekspor nontimah.

"Nilai ekspor lemak dan minyak hewan turun 18,24 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Peran komoditas ini menjadi 38,13 persen," tuturnya.

Sementara nilai ekspor lada yang termasuk golongan HS 09 turun 42,35 persen sehingga perannya menjadi 3,25 persen dari ekspor non-timah. Produk karet dan barang dari karet secara kumulatif naik 30,10 persen dan golongan ikan dan udang naik 155,28 persen. Peran kedua golongan ini menjadi 9,76 persen.

"Banglades merupakan negara tujuan utama ekspor nontimah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sekitar 20,21 persen atau 32,4 juta dolar AS ekspor nontimah tersebut diserap oleh Banglades. Sementara Jepang berada di posisi kedua dengan peran 15,85 persen dengan nilai 25,4 juta dolar AS," jelasnya.

Peran ekspor ke Australia tertahan di peringkat ketiga karena kekosongan ekspor selama tiga bulan terakhir. Peran Australia mulai didekati oleh Tiongkok dan Amerika Serikat mengimpor 14,4 juta dolar AS. 

loading...
loading...


Penulis  : Septi. A
Editor    : Septi Artiana
Sumber : Klikbabel.com