• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Pilkada Serentak Libur, Pengusaha: Sangat Merugikan

Rabu, 27 Juni 2018 | 10:45 WIB
Ilustrasi. Foto : net
Loading...

Klikbabel.com, Jakarta - Pengusaha menilai jika hari Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang ditetapkan sebagai hari libur nasional sangat merugikan dari sisi pengusaha. Sebab, jumlah hari libur pada Bulan Juni sudah cukup panjang apalagi ditambah dengan libur cuti bersama Lebaran 2018 yang juga diperpanjang oleh Pemerintah. 

Klik Juga : Jadwal Piala Dunia Hari Ini 

Dengan banyaknya hari libur, maka hari operasional kerja di Bulan Juni ini tidak mencapai 14 hari. Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S Lukman menuturkan, sedikitnya hari kerja sangat berdampak pada produktivitas perusahaan. "Perencanaan produksi kacau. Apalagi bulan ini hanya kerja setengah bulan. Biaya tetap sama," kata dia.  

Belum lagi, perusahaan yang tetap mempekerjakan pegawainya pada pilkada serentak harus membyar uang lembur. Hal tersebut telah diatur dalam surat edaran Kementerian Ketenagakerjaan Nomor 3 Tahun 2018 tentang hari libur bagi pekerja atau buruh pada hari Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018.

Dalam poin empat sudar edaran tersebut disebutkan bahwa bagi pekerja atau buruh yang bekerja pada hari pemungutan suara sebagaimana dimaksud, berhak atas upah kerja lembur dan hak-hak lainnya yang biasa diterima pekerja atau buruh yang dipekerjakan pada hari libur resmi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Klik Juga : Insyallah Menjadi yang Terbaik

Serta bagi pekerja atau buruh yang daerahnya tidak melaksanakan Pilkada Serentak dan harus bekerja pada libur nasional dimaksud, maka pelaksanaan haknya berlaku juga seperti poin empat tersebut di atas.

Loading...


Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : okezone.com