• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Sinyal Naiknya Suku Bunga Makin Kuat

Jumat, 22 Juni 2018 | 20:33 WIB
Kantor BI. Foto : net

Klikbabel.com, Jakarta - Bank Indonesia mempertegas sinyal kenaikan suku bunga acuan atau BI-7 Days Reverse Repo Rate. Kebijakan pengetatan moneter ini untuk mengantisipasi kenaikan Fed Fund Rate (FFR) atau suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed).

Klik Juga : KUR Bisa Diajukan Tanpa Jaminan

Seperti diketahui, The Fed telah menaikkan FFR sebesar 25 bps pada Juni ini menjadi di kisaran 1,75% hingga 2,00%. Kenaikan ini pun menjadi yang kedua dari perkiraan pasar 3-4 kali di 2018. Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan, pembahasan mengenai kenaikan suku bunga acuan akan dilakukan pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 27-28 akhir Juni mendatang. 

"Kalau gubernur BI nya sudah bicara seperti itu, (yaitu) dapat berupa kenaikan suku bunga dan relaksasi kebijakan makroprudensial untuk mendorong sektor perumahan, itu berarti sudah jelas," katanya di Kompleks BI Jakarta, Jumat (22/6/2018).

Klik Juga : Saat Musim Ujian, Negara Ini Blokir Internet

Perry menjelaskan, kenaikan suku bunga acuan dapat disertai dengan relaksasi kebijakan Loan To Value (LTV) untuk mendorong pertumbuhan sektor perumahan. Selain itu, dilakukan kebijakan intervensi ganda, likuiditas longgar, juga komunikasi yang intensif. 

"Di samping risiko yang terjadi di pasar keuangan masih tinggi. Oleh karena itu di Rapat Dewan Gubernur (RDG) ke depan BI siap melakukan langkah pre-emptive bisa berupa kenaikkan suku bunga dan dalam bentuk relaksasi kebijakan makroprudensial," jelasnya.

Kebijakan tersebut, kata Perry, menekankan BI akan konsisten menerapkan kebijakan antisipatif (pre-emptive), dan yang bersifat lebih mendahului (ahead of the curve) untuk menghadapi tekanan terhadap stabilitas akibat kenaikan FFR dan arah kebijakan Europan Central Bank (ECB).

Sebagai diketahui, sebelumnya Bank Sentral telah menaikkan suku bunga acuan sebanyak 50 bps di bulan Mei. Kenaikan ini membuat suku bunga acuan kini berada di level 4,75%.

loading...
loading...


Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : okezone.com