• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Harga Lada Anjlok, Petani Desa Cerucuk Kebingungan

Kamis, 21 Juni 2018 | 15:34 WIB
Lada milik warga saat dijemur sebagai proses pengeringan. (Foto : Apriliansyah/Klikbabel.com)

Klikbabel.com,Badau - Harga lada  di Kabupaten Belitung tepatnya setelah hari raya Idulfitri 1 Syawal 1439 H turun drastis. Hal ini berbeda jika dibandingkan harga lada sebelum atau menjelang hari raya Idulfitri kemarin. 

"Harganya terus turun, sekarang hanya Rp53 ribu perkilo, dulu sebelum lebaran Rp58ribu sekilonya jadi ini terus turun," Ungkap Asnawi (56) petani lada ketika ditemui klikbabel.com di desa Cerucuk kecamatan Badau, Kamis (21/6/2018).

Klik juga : Petani Lada Cerucuk Masih Belum Mengenal Resi Gudang

Asnawi menambahkan, penurunan harga lada ini sudah berlangsung sejak beberapa bulan terakhir. Dirinya mengaku bingung dengan kondisi harga lada yang terus merosot turun.

"Turun terus, tertinggi pernah sampai harga Rp125 ribu perkilonya, kemudian diwaktu bulan puasa kemarin jauh turun sekitar Rp57 ribu dan Rp58 ribu, hingga sampai saat Ini harganya Rp53 ribu terus turun, jadi bingung juga," akunya.

Dikatakannya, harga lada yang terus turun menurutnya menjadi beban tersendiri. Dilain sisi harga pupuk mulai mengalami kenaikan dan dalam kondisi mahal. "Tidak sebanding kadang dengan harga pupuk yang kita gunakan, untuk pupuk saja misalnya merek Mutiara itu sekarung Rp400 ribu, jadi tidak sebanding kalau harga masih begini," sebutnya.

Dirinya juga berharap agar pemerintah segera turun tangan untuk kembali menstabilkan harga lada di pasaran. Sehingga bisa membantu perekonomian mereka yang hidup dan makan dari hasil berkebun lada. "Berharap agar harga bisa naik dan stabil, kami jadi terbantulah semoga pemerintah bisa turun tangan dan berikan solusi,"harapnya.

loading...
loading...


Penulis  : Apriliansyah
Editor    : Rangga
Sumber : klikbabel.com