Klikbabel.com


Penting Bagi Orang Tua, Berapa Lama Anak Boleh Main Gadget?

Selasa, 19 Juni 2018 | 05:49 WIB
Ilustrasi. Foto : net

Klikbabel.com, Teknologi bukanlah menjadi hal yang tabu di era modernisasi seperti saat ini. Semua orang pasti sibuk untuk menghabiskan sebagian besar waktunya dalam dunianya sendiri.

Salah satu yang paling sering dilihat adalah kecanduan manusia terhadap gadget. Banyak masyarakat menghabiskan waktunya hanya untuk menatap layar, terutama bagi anak-anak. 

The American Academy of Pediatrics menyarankan supaya Anda membatasi waktu untuk menatap layar sekira satu jam per harinya dari usia dua sampai lima tahun. Anak-anak yang berusia enam tahun ke atas harus memiliki "batas yang konsisten" pada waktu yang dihabiskan dengan layar, yang ditetapkan oleh orang tua.  

Sebagaimana dilansir dari Business Insider, mengatur kertergantungan menatap layar tidak hanya dibiasakan pada anak Anda. Sebagai orang tua Anda harus dapat memoderasi penggunaan teknologi. Anda harus bisa membagi waktu di depan layar sama dengan sang buah hati.

Ketika Anda berada di taman bermain, Anda juga wajib bermain bersama anak. Jika Anda memutuskan untuk berbicara dengan orang tua lainnya, pastikan mata tetap fokus dan tertuju pada si anak.

Berdasarkan penelitian dari Klinik Cleveland, sekira 42% anak-anak memiliki akses ke tablet yang mungkin akan berkontribusi membuat mata mereka menjadi rabun.

"Perkembangan rabun dekat jauh lebih banyak diderita anak-anak muda karena mereka merusak mata mereka saat masih tumbuh, terutama anak-anak di masa remaja dan praremaja," kata Dr. Mariana Eisenberg, dari Cleveland Clinic. 

Sebagai orang tua, Anda harus memahami berapa lama waktu maksimum untuk berasa di depan layar. Orang dewasa di Amerika sudah menghabiskan lebih dari 10 jam per harinya. Sangat umum melihat orang tua menggunakan iPad dan perangkat lain untuk menjaga anak-anak mereka selama makan malam di restoran.

Namun, seperti apa pun yang Anda inginkan, itu semua kembali pada pola perilaku. Jika Anda ingin mengubah pola hidup, maka mulailah untuk mempertimbangkan untuk mengubahnya dari diri sendiri.



Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com