• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Habib Rizieq Bakal Segera Pulang

Minggu, 17 Juni 2018 | 16:06 WIB
Habib Rizieq. Foto : net
Loading...

Klikbabel.com, Jakarta - Kabar akan terbitnya Surat Perintah Penghentian Perkara (SP3) kasus chat porno yang menyasar imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab akhirnya dibenarkan oleh kepolisian.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Pol Muhammad Iqbal mengatakan, SP3 tersebut dikeluarkan setelah penyidik melakukan gelar perkara. Hasilnya, polisi tidak menemukan pengunggah video di situs baladacintarizieq.com yang berisi chat mesum diduga milik Rizieq kepada Firza Husein. 

 

Rekomendasi Redaksi : 

19 dan 20 Juni Puncak Arus Mudik

Intip Pesona Danau Biru Belitung

Sarang Ular Pemakan Manusia Dikenal Angker

 

Lantas setelah kasusnya dihentikan, bagaimana nasib Habib Rizieq yang saat ini diketahui tengah berada di Arab Saudi. Ia terbang ke negara tersebut selang tak lama setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus chat porno tersebut.

Dihubungi Suara.com (jaringan klikbabel.com), pengacara Habib Rizieq, Kapitra Ampera memastikan sang habib bakal pulang ke Tanah Air setelah kasusnya resmi dihentikan polisi. "Tapi bukan saya yang umumkan. Melainkan beliau (Habib Rizieq) langsung," ucap Kapitra melalui sambungan telepon, Minggu (17/6/2018) sore.

Menurut dia, tidak ada kekhawatiran di pihaknya apabila kasus tersebut dibuka kembali oleh kepolisian apabila ditemukan bukti baru. Baginya, kasus tersebut memang sudah seharusnya dihentikan karena sesuai keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 20 Tahun 2016, isi chat yang ada di situs baladacintarizieq.com tidak bisa dijadikan alat bukti.

Alasannya, yang bisa dijadikan alat bukti sesuai putusan MK adalah hasil sadapan lembaga resmi, yakni kepolisian, kejaksaan, KPK atau BIN. "Maka kepolisian wajib memberikan perlindungan, karena itu bagian dari hak dan martabat," imbuh Kapitra.

Loading...


Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : solopos.com