• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Puasa Syawal, Kapan Dilakukan?

Sabtu, 16 Juni 2018 | 10:47 WIB
Ilustrasi. Foto : net

Klikbabel.com, Jakarta - Diantara puasa sunnah yang paling banyak dilakukan kaum muslimin setelah puasa Ramadan adalah puasa 6 hari di bulan Syawal.

 

Puasa ini merupakan salah satu puasa sunnah yang sangat dianjurkan (sunnah muakkadah) bagi kaum muslimin. Puasa ini sangat dianjurkan karena berdasarkan Sabda Rasulullah : 

 

???? ????? ????????? ????? ?????????? ?????? ???? ???????? ????? ????????? ?????????

 

“Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan, kemudian mengikutinya dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa setahun” (HR. Muslim)

 

Sungguh tidak pantas kita menyia-nyiakan puasa ini. Hanya enam hari di bulan Syawal, namun keutamaannya luar biasa. Lantas kapan puasa syawal dilakukan?

 

Puasa Syawal dilaksanakan selama enam hari di bulan Syawal, mulai tanggal 2 Syawal yakni sehari setelah Idul Fitri. Adapun saat hari raya idul fitri, diharamkan berpuasa. Mengenai apakah harus berturut-turut atau tidak? Sayyid Sabiq dalam Fiqih Sunnah menjelaskan bahwa menurut pendapat Imam Ahmad, puasa Syawal boleh dilakukan secara berurutan, boleh pula tidak berurutan.

 

Dan tidaklah yang berurutan lebih utama daripada yang tidak berurutan. Sedangkan menurut madzhab Syafi’i dan Hanafi, puasa Syawal lebih utama dilaksanakan secara berurutan sejak tanggal 2 Syawal hingga 7 Syawal.

loading...
loading...


Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com