Klikbabel.com


Dihadapan Panwaslu Pangkalpinang, Pjs Walikota Jelaskan Ini

Kamis, 31 Mei 2018 | 10:23 WIB
Pjs Walikota Pangkalpinang Asyraf Suryadin memberi penjelasan kepada Panwaslu Pangkalpinang. Foto : April/klikbabel.com

Klikbabel.com, Pangkalpinang - Pjs Walikota Pangkalpinang Asyraf Suryadin memenuhi panggilan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Pangkalpinang, Rabu (30/5/3/2018) malam. Asyraf tiba di Panwaslu Kota Pangkalpinang sekira pukul 21.15 Wib.

Asyraf hadir memenuhi panggilan Panwaslu untuk memberikan keterangan terkait peringatan Nuzulul Quran Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang di halaman Plaza Ramaya Pangkalpinang yang dihadiri oleh salah satu pasangan calon walikota Pangkalpinang, Minggu (27/5/2018) lalu. "Undangan untuk klarifikasi terkait laporan. Pada dasarnya saya menjelaskan persoalan masalah undangan, sesuai dengan fakta hukum bahwa kami tidak pernah mengundang, dan mereka tidak masuk undangan dari Kabag Kesra," ujarnya.

Asyraf menambahkan, berdasarkan kejadian tersebut pihaknya akan berhati-hati dalam kegiatan Pemkot ke depan, jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali. Dirinya berharap agar demokrasi di Kota Pangkalpinang bisa berjalan baik. "Apapun itu berdasarkan kejadian yang ini kami lebih waspada dan saya berharap agar demokrasi di Pangkalpinang bisa berjalan baik. Perlu diketahui dalam kegiatan apapun Pemkot tidak pernah mengundang paslon," imbuhnya.

 Asyraf dimintai keterangan oleh Panwaslu Kota Pangkalpinang kurang lebih selama 90 menit. Asyraf terlihat keluar dari ruangan Panwaslu sekira pukul 22:30 wib. Sebelumya pada siang hari Panwaslu sudah meminta keterangan dari empat orang terkait kejadian tersebut. Diantaranya adalah pelapor yakni Ahmad Amir, anggota DPRD Kota Pangkalpinang dari PDI-P, anggota DPRD Kota Pangkalpinang dari PKS Rio Setiady, Kabag Kesra Setda Kota Pangkalpinang Arham Naning dan Ketua Baznas Kota Pangkalpinang Kamaludin.



Penulis  : Apriliansyah
Editor    : A. Hairul
Sumber : Klikbabel.com