• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Bahaya Rokok Dikampanyekan tapi Perokok Tak Berkurang, Ini Jawaban Kadinkes Babel

Kamis, 17 Mei 2018 | 14:33 WIB
Kadinkes Babel Mulyono. Foto : Dinda/klikbabel.com

Klikbabel.com, Pangkalpinang - Pemerintah terus berupaya mengurangi jumlah perokok. Salah satunya dengan aktif mengkampanyekan bahaya merokok. Kepala Dinas Kesehatan Babel Mulyono Susanto menjelaskan, kampanye bahaya merokok salah satunya dilakukan pada bungkus rokok itu sendiri. "Itu diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) tahun 2017 lalu yang mewajibkan setiap bungkus rokok dengan gambar-gambar peringatan bahaya merokok," kata Mulyono, kemarin (17/5/2018).

Menurut dia, kampanye itu memang relatif tergantung dari pribadi masing-masing tapi menurutnya tanpa adanya peringatan-peringatan seperti itu tidak ada maka akan lebih parah. "Kalau di bilang tidak ada dampaknya itu relatif namun jika peringatan-peringatan seperti itu tidak ada maka akan lebih parah lagi, karena filter itu sangat berpengaruh," jelasnya.

Mulyono menambahkan, penerapan KTR harus di Perdakan, untuk itu Kementrian Kesehatan memberikan penghargaan kepada provinsi dan kabupaten yang telah merepakan KTR. "Dan juga kita harus menerapkan KTR  dan KTR harus di Perda kan dan kementrian memberikan penghargaan kepada provinsi dan kabupaten yang telah menetapkan KTR, karena memang itu di komitmenkan," jelasnya.

Selain itu upaya-upaya yang dilakukan Kementrian adalah target untuk penerapan KTR di sekolah-sekolah. "Itu adalah upaya-upaya yang dilakukan kementrian dan kementrian juga menargetkan penerapan KTR di sekolah-sekolah dan juga sudah ada Permendiknasnya bahwa kawasan sekolah harus bebas rokok," tuturnya.



Penulis  : Dinda A. Tiantie
Editor    : A. Hairul
Sumber : Klikbabel.com