Klikbabel.com


APERSI Minta Penerapan SLF di Babel di Percepat

Rabu, 16 Mei 2018 | 15:44 WIB Dibaca sebanyak 66 kali
Foto bersama Apersi Babel dengan Dinas PUPR Provinsu Babel saat melakukan pertemuan di Badget Puncak Hotel (Yodea/Klikbabel.com)

Klikbabel.com,Pangkalpinang - Diterapkannya sertifikat laik fungsi (SLF) oleh Pemerintah pusat pada tahun 2018 ini untuk rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) memang diwujudkan sebagai bentuk perlindungan kepada konsumen konsumen. 

Hal tersebut dilakukan guna memastikan rumah MBR layak huni yang mengacu pada Undang-undang Nomor 36 Tahun 2005 tentang Peraturan Pelaksanaan UU Nomor 28 Tahun 2002 Tentang Bangunan Gedung.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman (APERSI) Babel, Agung Setiawan meminta, SLF yang belum diterapkan di Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) agar bisa dipercepat dengan surat. 

"Harapan dari pengembang, bahwa semua menginginkan SLF yang belum ada di Babel ini itu dipercepat dengan surat, sehingga dengan surat ini pengembangan bisa akad pada perumahan masing-masing," katanya ketika diwawancarai Wartawan, Rabu (16/5/2018).

Menurut Agung pula, sampai dengan saat ini Provinsi Babel belum pernah mengeluarkan SLF untuk rumah subsidi di Babel.

"Tentu jika tidak memiliki SLF tidak bisa akad dengan ini karena consennya di SLF. Apabila SLF tidak ada di Pemerintah daerah Babel ini harus dikosongkan. Tetapi kalau ada SLF ini dibuat. Karena masalahnya sampai hari ini Provinsi Babel belum ada SLF," ucap Agung. 

Padahal dikatakan Agung, Hal ini dilakukan dalam mendukung program sejuta rumah yang dicanangkan Presiden RI pak Jokowi dalam April 2015 yang lalu. 

"Untuk Babel SLF tidak jadi masalah, hanya saja tidak ada diterapkan. Jadi, sekarang SLF di Provinsi Babel baik Kabupaten atau Kota intinya belum satupun SLF yang sudah dikeluarkan," pungkasnya. 



Penulis  : Yodea
Editor    : Septi Artiana
Sumber : Klikbabel.com

Topik