Klikbabel.com


Sah, Libur Lebaran 2018 10 Hari

Senin, 07 Mei 2018 | 09:12 WIB Dibaca sebanyak 561 kali
Menko PMK Puan Maharani. Foto : net

Klikbabel.com, Jakarta - Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) memutuskan tidak ada perubahan terhadap libur dan cuti Lebaran 2018. Menko PMK Puan Maharani mengatakan, sebagaimana telah dituangkan dalam SKB tiga menteri pada April lalu, pemerintah sudah menetapkan libur Lebaran, 11-20 Juni 2018. Hal tersebut tidak berubah setelah menimbang dan mendengarkan berbagai aspek mulai dari sosial, ekonomi, dan lainnya.  

"SKB tiga menteri tetap berlaku sesuai dengan ketentuan. Di mana dari aspek sosial, pemerintah mempertimbangkan banyak hal seperti kemacetan arus mudik Lebaran 2018, waktu berkumpul bersama keluarga," tuturnya, di Kemenko PMK, Jakarta, Senin (7/5/2018). Dia melanjutkan, keputusan ini juga telah sesuai dengan diskusi dengan dunia usaha. Oleh karena itu, dia meminta Apindo tetap bisa berjalan sesuai dengan keputusan tersebut.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan, dari hasil rapat kali ini, di mana masukan dunia usaha sudah diterima. Terlihat bahwa pengusaha sudah menerima.

"Saya melihat dari aspirasi pengusaha sudah menerima, cuma harus dilengkapi dengan cara-cara," tuturnya.  Maksudnya,  Budi menerangkan,  bahwa dunia usaha memahami maksud pemerintah dalam menetapkan libur Lebaran 2018. Di mana pada Surat Keputusan Bersama (SKB) menetapkan libur dan cuti bersama mulai 11 sampai 20 Juni 2018.

"Bisa memahami yang dilakukan. Swasta melihat sudah bisa dipahami. Jadi tinggal eksekusinya seperti apa," tuturnya.  Budi mengayakan, Kemenhub memastikan dari sektor transportasi selama Lebaran akan berjalan secara maksimal. Pasalnya, koordinasi dan komunikasi dengan asosiasi bahwa libur atau tidak pelayanan yang diberikan harus tetap sama.

"Jadi Kemenhub mau libur atau tidak saya sudah sampaikan Sabtu-Minggu harus masuk. Jadi kalau ini libur di luar Sabtu-Minggu kita harus tetap konsisten, memang di luar negara lain belum tentu per hari raya, sektor lain seperti penerbangan, KA berjalan, jadi spiritnya sektor perhubungan ini bekerja penuh," tuturnya. 



Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : Okezone.com