Klikbabel.com


Cuti Lebaran Kesepakatan Pekerja dan Pengusaha

Senin, 07 Mei 2018 | 10:28 WIB Dibaca sebanyak 160 kali
Menko PMK Puan Maharani. Foto : net

Klikbabel.com, Jakarta - Pemerintah memutuskan untuk cuti bersama di sektor swasta yang merupakan bagaian dari cuti tahunan pekerja atau buruh bersifat fakultatif. Hal ini pun menjawab usul dunia usaha melalui Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) t terhadap libur dan tambahan cuti Lebaran 2018.

Menko PMK Puan Maharani mengatakan, pemerintah telah mendengarkan aspirasi dunia usaha, Apindo dan Kadin untuk dapat menciptakan perekonomian yang tetap kondusif. Keputusannya pun untuk cuti bersama di sektor swasta ini sifatnya fakultatif. "Cuti bersama ini kan cuti tahunan pekerja, jadi sifatnya fakultatif. Sehingga pelaksanaannya dilakukan atas kesepakatan antara pekerja atau buruh dengan pengusaha dengan memperhatikan kondisi dan kebutuhan operasional perusahaannya. Ketentuan lebih lanjut akan ditetapkan oleh Kemenaker," ujarnya, di Kemenko PMK, Jakarta, Senin (7/5/2018).

Guna menunjang aktivitas dunia usaha selama cuti bersama berlangsung, Menko Puan mengatakan pelayanan dari sektor perbankan, transportasi, urusan ekspor-impor, imigrasi dan bea cukai tetap akan dilakukan. Seperti misalnya, Kemenhub akan mengatur semua stakeholder pelabuhan agar dapat bekerja dan melayani kegiatan pelabuhan selama masa cuti bersama Idul Fitri.  "Pemerintah telah mempertimbangkan agar dunia usaha dapat beroperasi dengan mendapatkan dukungan pelayanan," tuturnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Apindo Haryadi Sukamdani mengatakan, pihaknya mencari jalan tengah terhadap libur dan tambahan cuti Lebaran. Apindo meminta libur yang dimulai 11-20 Juni tersebut bersifat fakultatif bagi industri. "Ini bagaimana fakultatif yang namanya cuti bersama, kita berharap untuk industri dan perusahaan yang tetapi ingin beroperasi ya tetap berjalan. Intinya itu. Apalagi yang ekspor, kan punya keterkaitan. dengan proses produksi dan segala macam," tuturnya.

Apindo tidak meminta pemerintah mengurangi libur atau cuti Lebaran 2018. Pasalnya, pengusaha Indonesia tahu bahwa hal tersebut sulit dilakukan karena pemerintah melalui tiga menteri sudah menandatangani Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait libur Lebaran 2018.



Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : Okezone.com