• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


SDM di Pasar Modal Sangat Minim

Kamis, 26 April 2018 | 10:24 WIB
Ilustrasi Pasar Modal. Foto : net
Loading...

    Klikbabel.com, Pangkalpinang - The Indonesia Capital Market Institute (TICMI) menyelenggarakan Capital Market Professional Development Program (CMPDP). Ini berguna meningkatkan jumlah tenaga profesional pasar modal.

    Hal ini bukan tanpa alasan karena Indonesia merupakan negara berkembang yang memiliki potensi besar di industri pasar modal namun hal ini masih terkendala dengan minimnya jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) di pasar modal. "Pasar modal merupakan salah satu elemen penting untuk pembangunan. Indonesia sebagai salah satu negara berkembang memiliki potensi di industri pasar modal. Dimana IHSG di Indoneaia menjadi indeks yang paling potensial di 10 tahun terakhir yaitu sebesar 125,40%, namun  kita masih kita masih terkendala oleh minimnya jumlah SDM sehingga kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap industri pasar modal belun dapat di fasilitasi secara optimal, namun hal tersebut berarti terbukanya peluang u tuk berkarir di pasar modal," jelas Direktur TICMI Metty Yusantiati, baru-baru ini.

    Untuk itu PT Bursa Efek Indonesia (BEI) PT Kliring Penjamin Efek indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentrak Efek Indonesia (KSEI) Selaku Self Regulatory Organization (SRO) menyelenggarakan CMPDP pada tahun 2018. "Untuk itu BEI, KPEI dan KSEI selaku SRO menyelenggarakan seleksi CMPDP di lakukan secra terpusat oleh TICMI dengan tujuan jangka menengah dan panjang dengan cara mempersiapkan talenta pasar modal yang akan menjawab tantangan di masa depan dengan cara menggerakan industri pasar modal pada cita-cita," ungkapnya.

    CMPD diselenggarakan serentak di 29 kota besar Indonesia, calon kandidat akan mengikuti test tertulis dan mengikuti serangkaian tes lainnya. "Ini di selenggarakan di seluruh Indonesia di 29 kota besar Idonesia, calon kandidat akan mengikuti serangkaian tes tertulis dan serangkaian tes lainnya seperti psikotes,FGD, dan interview, dan yang terpilih akan mengikuti 6 bulan program pengembangan dan 6 bulan On the job training," katanya.

    Dengan itu SRO akan memiliki SDM profesional yang handal dan memadai sehingga industri pasar modal indonesia bisa menjadi yang terbesar di ASEAN secara global. "Dengan demikian SRO akan memiliki SDM profesional yang handal dan memadai guna mendukung operasional bisnis dan mengembangkan industri pasar modal Indonesia sehibgga pasar modal indonesia dapat menjadi yang terbesar di ASEAN dan bersaing secara global," harap Metty.

Loading...


Penulis  : Dinda A. Tiantie
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com