Klikbabel.com


Ketua HNSI Basel Sumpah Mafia Pertambangan

Senin, 23 April 2018 | 16:35 WIB
Eriyanto Erikmika, Ketua HNSI Basel. (Foto : Wiwin Suseno/klikbabel.com)

Klikbabel.com,Toboali - Adanya penangkapan salah seorang kuasa CV. Citra Adikarya Semesta (CAS) di Riding Panjang, Bangka dan dua orang warga Sukadamai yang diduga sebagai Panitia penambangan pasir timah berkedok Ponton Isap Produksi (PIP) membuat Eriyanto Erikmika alias Ayi, Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Basel angkat bicara.

Kepada wartawan, Senin (23/4/2018) Ayi mengatakan, pihaknya sangat mendukung adanya upaya pencabutan SPK PT. CAS di IUP PT. Timah di perairan Sukadamai dan mendukung pihak kepolisian dalam mengambil langkah penanganan yang cepat, sehingga potensi konflik sosial dapat dihindari.

"Pada dasarnya Kami tidak berkeberatan, namun harus dengan aturan yang benar sehingga bermanfaat bagi daerah dan masyarakat," jelasnya.

Ia menekankan, bijih timah yang dihasilkan dari IUP PT. Timah yang dikerjakan oleh mitra semestinya 100 persen masuk ke PT. Timah selaku perusahaan negara, bukan justru masuk ke perusahaan abal-abal yang tidak jelas kontribusi bagi daerah dan negara.

"Semoga Allah SWT turunkan azab bagi mafia-mafia pertambangan yang merugikan rakyat, daerah dan negara," harapnya.

Ia juga mengharapkan agar PT.Timah tidak asal keluar SPK kepada mitra. "Bijih timah yang dihasilkan dari penambangan berkedok dari PIP masih sangat minim masuk ke PT. Timah sehingga akan berdampak merugikan daerah dan negara," tutupnya.



Penulis  : Wiwin
Editor    : Rangga
Sumber : Klikbabel.com