Klikbabel.com


Meksi Refleks Ambil Pisau dan Tikam Sertu Hermanto

Rabu, 11 April 2018 | 09:59 WIB Dibaca sebanyak 1528 kali
Meksi, pelaku pembunuhan Sertu Hermanto, anggota Korem 045/Gaya saat dihadirkan pada konferensi pers. (Foto : Apriliansyah/Klikbabel.com)

Klikbabel.com,Pangkalpinang - Kasus pembunuhan yang menimpa Sertu Hermanto (43), anggota satuan Korem/045 Garuda Jaya pada Sabtu (8/4/2018) di jalan Merengkan Desa Benteng Pangkalan Baru Bangka Tengah akhirnya menemukan titik terang. Berdasarkan konferensi pers yang digelar oleh Kepolisian Daerah Bangka  Belitung, Rabu (11/4/2018) pagi, yang dipimpin Kapolda Babel Brigjen (Pol) Syaiful Zachri, terungkap bahwa pelaku adalah Meksi, warga dusun Serdang Jelutung Toboali Bangka Selatan.

"Pelaku berinisial MI (20) warga dusun Serdang Jelutung Toboali Bangka Selatan," ujar Kapolda. Selanjutnya berdasarkan keterangan Kapolda, pelaku berhasil dibekuk di kampungnya yakni dusun Serdang Toboali Bangka Selatan.

"Berdasarkan hasil pengembangan kita di TKP, ada saksi yang melihat perkelahian antara korban dan pelaku, kemudian korban diketahui melarikan diri ke rumahnya di dusun Serdang Bangka Selatan," terang Kapolda.

Berdasarkan informasi tersebut, tim Jatanras Polda Babel yang dipimpin oleh AKBP Wahyudi bergerak cepat untuk menghentikan pelarian pelaku. Berdasarkan keterangan dari Kepolisian, motif utama pelaku melakukan aksi tersebut karena tersinggung. Pelaku dan korban sempat mengalami senggolan motor kemudian terjadi percekcokan dan terjadi perkelahian yang menyebabkan Sertu Hermanto meninggal dunia. Selain itu juga terungkap bahwa pelaku dalam pengaruh alkohol.

"Modus pelaku berdasarkan olah TKP dan visum, tersangka tersinggung sakit hati kepada korban karena pada saat berkendara motor sempat berpapasan timbul serempetan antara motor pelaku dan korban, kemudian terjadi cekcok mulut dan korban mengeluarkan senpi memukul kepada kepala pelaku. Pelaku dalam keadaan miras, dan refleks mengambil pisau dari pinggang dan menusukkan ke korban," beber Kapolda

Berdasarkan kejadian ini pelaku terancam Pasal 38 KUHP dan 351 ayat 1 tentang pembunuhan dan penganiayaan dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup.



Penulis  : Apriliansyah
Editor    : Rangga
Sumber : klikbabel.com