• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Petani Basel Harapkan Harga Lada dan Sembako Berimbang

Senin, 02 April 2018 | 11:31 WIB
Kebun lada milik Iriwadi, petani lada asal Jeriji. (Foto : Wiwin Suseno/Klikbabel.com)

Klikbabel.com,Toboali - Anjloknya harga lada dan harga karet yang tak kunjung membaik terus dikeluhkan oleh petani di Bangka Selatan(Basel). Hal ini pun tak diimbangi dengan harga sembako di pasaran saat ini.

Pasca anjloknya harga komoditi petani tersebut, menyebabkan kondisi ekonomi petani khususnya Basel semakin tertekan. Hal tersebut diungkapkan oleh Tomas, petani lada dan karet dari dusun Meleset, Bencah. "Beberapa tahun lalu satu kilo karet bisa membeli satu kilo bahkan satu setengah kilo beras super, namun saat ini harga satu kilo karet paling cuma bisa membeli setengah kilo beras super. Harga Lada juga demikian. Kalau dulunya kami jual 5 kilogram lada saja sudah bisa untuk makan satu minggu, kalau sekarang boro-boro," keluhnya kepada Klikbabel.com, Senin (2/4/2018).

Samsul, petani lada dari Kelidang Tepus juga mengeluhkan hal yang sama, menurutnya dengan harga komoditi yang semakin tak berimbang saat ini, membuat kondisi ekonomi keluarganya semakin tertekan. "Semakin sulit pak ekonomi kita dengan harga sembako saat ini. Harusnya jika harga karet dan lada turun, harga sembako juga ikut turun karena di kita ini kan mayoritas mata pencaharian warga karet dan lada," terangnya.

Sementara itu, Iriwadi petani lada asal Jeriji Toboali berharap agar harga sembako dapat mengimbangi harga komoditi petani agar kondisi ekonomi petani tidak terlalu sakit. "Untuk modal berkebun lada saja saat ini sudah tidak berimbang lagi dengan harga lada saat ini, apalagi ditambah dengan kondisi harga sembako saat ini. Jadi kami sangat mengharapkanlah peran pemerintah kita bagaimana caranya membuat harga sembako ini berimbang dengan harga komoditi petani, kalau memang harga komiditi petani sulit untuk naik lagi agar ekonomi petani tidak terlalu tertekan," harapnya.

loading...
loading...


Penulis  : Wiwin
Editor    : Rangga
Sumber : klikbabel.com