Klikbabel.com


Cerita Nadine, Wanita yang Bisa Copot Kepala Kapan Saja

Selasa, 27 Maret 2018 | 13:56 WIB
Nadine Turnbull (38) dari Milton Keynes, Inggris, yang mengalami kondisi langka bernama Ehlers-Danlos Syndrome (EDS). (Foto : net)

Klikbabel.com,Jakarta - Nadine Turnbull (38) dari Milton Keynes, Inggris, mengalami kondisi langka bernama Ehlers-Danlos Syndrome (EDS). Para penyandang EDS diketahui punya kelainan pada jaringan ikatnya sehingga bisa memiliki sendi, kulit, dan pembuluh darah yang fleksibel.

Nah pada kasus Nadine dirinya memiliki bentuk EDS yang langka yaitu pada tulang leher. Kondisi ini membuat kepala Nadine tidak terpasang sempurna ke tubuh sehingga ada risiko untuk cedera tulang belakang hingga pemenggalan internal.

"Kepala saya terasa sangat longgar setiap waktu. Kalau tersenggol atau bergerak terlalu cepat kepala atau leher saya bisa keseleo. Setiap hari hidup dalam ketakutan," kata Nadine seperti dikutip dari health.detik.com dan dilansir dari BBC, Selasa (27/3/2018). "Saat saya menengok ke kiri atau ke kanan, aliran darah ke otak bisa terputus total sehingga terjadi serangan (stroke -red) dan saya berakhir di rumah sakit," lanjutnya.

Kerabat sudah mencoba membawa Nadine ke beberapa dokter namun tidak ada yang bisa memperbaikinya. Kini harapan Nadine adalah pergi ke Amerika Serikat (AS) untuk menemui dokter yang terkenal karena memang sering menghadapi pasien EDS.

Kekasih Nadine, Jamie Peters, membuka halaman bantuan bagi orang-orang yang ingin membantu. "Semakin lama Nadine dibiarkan maka kerusakan pada batang otaknya akan semakin buruk, waktu Nadine sempit karena gejalanya makin parah dari hari ke hari," tulis Jamie.

"Saya tidak bisa memperbaiki kondisi Nadine begitu pula dengan para ahli bedah di Inggris. Kami tidak punya pilihan lain selain mencoba pergi ke AS untuk menyelamatkan hidupnya," pungkas Jamie.



Penulis  : Caturangga
Editor    : Rangga
Sumber : health.detik.com