Klikbabel.com


BPOM Tak Temukan Produk Sarden Mengandung Cacing di Basel

Selasa, 27 Maret 2018 | 15:38 WIB
BPOM bersama tim saat mekakukan sidak di beberapa mini market di Bangka Selatan. (Foto : Wiwin Suseno/Klikbabel.com)

Klikbabel.com,Toboali - Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Babel bekerja sama dengan BPOM RI, Dinas Penanaman Modal Perijinan Terpadu Satu Pintu, Perindustrian dan Perdagangan (DPMPTSPPerindag) Basel, dan Dinkes Basel pada Selasa Siang (27/3/2018) mengelar sidak Sarden kaleng ke beberapa mini market di Toboali, Basel.

Beberapa mini maket di Toboali yang disidak sebagai sampel oleh BPOM adalah BJ Mart Toboali, TJ Mart Toboali dan Laris Mart Toboali. Dalam sidak tersebut, petugas tidak menemukan ketiga produk pangan sarden kaleng ber merk IO, Hoki, dan Farmerjack yang ditengarai mengandung Cacing dan berbahaya untuk di konsumsi.

Menurut Hermato, Kepala BPOM Babel kepada wartawan, Selasa (27/3/2018) siang mengatakan, pihaknya tidak menemukan ketiga produk sarden tersebut dan menurutnya sarden yang di jual di beberapa mini mart tersebut layak konsumsi. "Hasil sidak kami hari ini, kami tidak menemukan ketiga produk sarden yang mengandung cacing tersebut, jadi untuk saat ini sarden yang dijual di beberapa mini market yang kami sidak tersebut aman untuk di konsumsi dan masyarakat tidak perlu resah lagi," ungkapnya.

Pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap produk-produk makanan yang beredar di pasaran agar masyarakat tidak merasa resah dengan produk makanan yang dikonsumsinya. Ia juga mengingatkan pemilik mini market agar tidak menjual produk sarden kaleng yang kemasannya sudah rusak dan berkarat serta sudah kedaluarsa.

Sementara itu, Septa pemilik mini market Bintang Jaya (BJ) Mart Toboali yang merupakan salah satu mini market yang disidak bersyukur di mini marketnya tidak ditemukan produk tak layak konsumsi tersebut. Akibat dari maraknya pemberitaan terkait produk sarden tak layak konsumsi tersebut, menurutnya produk sarden layak konsumsi yang dijual di mini marketnya ikut terkena imbas.

"Syukurlah di kita tidak ada produk sarden itu, namun omset penjualan sarden di mini market kami menurun drastis akibat pemberitaan sarden tersebut karena masyarakat takut membelinya," ungkapnya. Ia berharap ada sejenis pemberitahuan dari pihak BPOM terhadap hasil sidak di mini marketnya yang menerangkan bahwa sarden di mini marketnya layak untuk di konsumsi agar pembeli tidak merasa was-was lagi.



Penulis  : Wiwin
Editor    : Rangga
Sumber : klikbabel.com