Klikbabel.com


Ternyata Mangrove Bisa Diolah Menjadi Makanan Olahan Bernilai Ekonomis

Senin, 19 Maret 2018 | 09:43 WIB Dibaca sebanyak 182 kali
Suasana pelatihan pemanfaatan mangrove kepada para ibu-ibu desa Kepoh, Toboali.(Foto : Wiwin Suseno/Klikbabel.com)

Klikbabel.com,Toboali - Mangrove atau yang lebih dikenal dengan bakau ternyata juga bisa dijadikan sebagai makanan olahan yang bisa bernilai ekonomis. Hal tersebut diungkapkan oleh Dr. Delianis Pringgenis yang merupakan doktor ahli bidang mangrove dan pesisir dari Universitas Diponegoro pada acara pembinaan PKK desa Kepoh, Toboali beberapa waktu lalu.

Menurutnya, pembinaan yang digelar Pemdes Kepoh bekerjasama dengan Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Parpora) Basel  yang dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Bangka Selatan (Basel) Ekawati Justiar dan Camat Toboali Jusvinar tersebut, dilakukan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat terutama ibu-ibu PKK tentang bagaimana mengolah mangrove yang banyak terdapat di desa Kepoh untuk menjadi makanan yang bernilai ekonomis.

"Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan pengetahuan tentang bagaimana memanfaatkan mangrove yang sangat banyak di desa Kepoh untuk di olah menjadi makanan. Buah mangrove itu kan bisa diolah menjadi produk makanan seperti cendol. Aneka makanan seperti kue clepon, ketimus dan minuman seperti jus dan sirup, yang nantinya bisa menjadi produk makanan khas daerah ini yang bisa memberikan nilai ekonomis," jelasnya kepada wartawan.

Sementara itu, Haris Kepala Dinas Parpora Basel mengatakan, desa Kepoh mempunyai hutan mangrove yang sangat potensial sehingga memberikan peluang usaha jika benar-benar bisa dimanfaatkan salah satunya menjadi produk yang bernilai ekonomis. "Potensi laut dan pesisir desa kepoh sangat potensial. Hasil laut desa Kepoh seperti ikan selangat, ikan belanak, udang satang dan kerang banyak terdapat di sini. Sedangkan hutan mangrovenya cukup luas dan potensial untuk dilestarikan agar bisa memberikan nilai ekonomis bagi masyarakat," ungkapnya.



Penulis  : Wiwin
Editor    : Rangga
Sumber : klikbabel.com