• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Tips Merawat Anak yang Memiliki Cacat Intelektual

Selasa, 13 Maret 2018 | 10:09 WIB
Ilustrasi. (Foto : net)

Klikbabel.com,Jakarta - Kecacatan intelektual, yang sebelumnya dikenal sebagai keterbelakangan mental, adalah gangguan perkembangan saraf di mana seseorang yang mengalami gangguan fungsi pembelajaran, kognitif dan perilaku.

Keadaan ini juga merupakan kondisi genetik, di mana anak-anak biasanya terlahir dengan kondisi tersebut. Penyebab kecacatan intelektual dapat beragam, seperti hereditas, kekurangan yodium pada ibu, komplikasi selama kehamilan, kurang gizi, paparan timbal, ataupun kelainan kromosom.

Si Kecil Hanya Duduk di Stroller saat Jalan-Jalan di Mal, Ini Dampak Buruknya
Anak-anak dengan keterbelakangan mental mungkin akan kesulitan dalam kehidupan sehari-hari, keterampilan sosial, belajar dan aktivitas lainnya, karena mereka berbeda dari anak biasanya. Oleh karena itu, orangtua harus telaten dalam mengasuh dan merawat anak yang mengalami keterbelakangan mental.

Melansir dari Boldsky, Selasa (13/3/2018), inilah tips dari para ahli yang dapat membantu para orangtua yang anaknya mengalami cacat intelektual:

1. Anda harus memahami, dan menerima bahwa anak Anda mengalami kekurangan seperti itu. Jadi, Anda akan mengusahakan apapun untuk membuat keadaannya menjadi lebih baik.

2. Anda harus bersiap ketika anak mengamuk secara tiba-tiba, karena hal itu merupakan salah satu kebiasaan yang akan terjadi pada penderita keterbelakangan mental.

3. Pastikan anak Anda mendapatkan pendidikan khusus di sekolah yang melayani anak dengan kebutuhan khusus, karena sekolah biasa tidak akan banyak membantu mereka.

4. Orangtua harus sangat peka dengan anak. Anda harus mengamati tanda-tanda apabila anak mendapatkan pelecehan ataupun intimidasi dari lingkungannya, karena mereka akan cenderung diam ketika mendapatkan perlakuan tersebut.

5. Pastikan Anda rutin membawa anak menemui terapis profesional, karena sesi pengobatan perilaku kognitif dapat membantu perkembangan pada kondisi anak.

6. Anda harus berpikir ulang untuk memiliki anak lagi jika sebelumnya mempunyai anak dengan keterbelakangan mental. Hal ini karena anak dengan penyakit tersebut memerlukan perhatian dan perawatan yang lebih intens, sehingga akan memerlukan waktu dan tenaga ekstra.

7. Pastikan Anda juga meluangkan waktu untuk memanjakan dan menyenangkan si anak, karena anak yang keterbelakangan mental juga akan merasa senang jika keinginan dan kesenangannya dipenuhi layaknya anak normal.

loading...
loading...


Penulis  : Caturangga
Editor    : Rangga
Sumber : okezone.com