Klikbabel.com


Buah Santang Sulit ditemui, Pedagang Akui Kendala Kuota Import Dibatasi

Minggu, 11 Februari 2018 | 12:37 WIB
(Net)

Klikbabel.com, Pangkapinang -  Jelang hari raya Imlek biasanya menjadi sajian wajib dari buah jeruk salah satunya yaitu jeruk Santang. Bentuknya yang bundar dan warnanya yang orange menyala ikut serta dalam memeriahkan perayaan Imlek itu. Sementara itu, Menurut kepercayaan orang tionghoa, warna orange dari jeruk Santang tersebut dianggap sebagai simbol matahari dan emas yang berarti keberuntungan, kekayaan dan kebahagiaan. Karena itu buah jeruk wajib hadir dalam perayaan tahun baru China ini. 

H-6 jelang perayaan Imlek, Klikbabel.com, Sabtu (10/2/2018) melakukan pemantauan kesejumlah distributor buah di Kota Pangkalpinang, justru buah jeruk tersebut sulit ditemui dikios bahkan di distributor. Bahkan salah satu diantara distributor Meli mengaku tidak memiliki persediaan untuk jeruk Santang, "jeruk Santang stoknya belum ada,"Singkat Meli.

Senada yang diungkapkan oleh Andreas pemilik kios buah juga mengatakan hal yang sama dengan Meli. Terkait ketersediaan jeruk Santang ciri khas imlek masih kosong. dirinya juga mengaku pada minggu kedua sebelum imlek telah tersedia di kiosnya. Ketika disinggung terkait kosongnya ketersediaan stok buah jeruk itu, Andreas mengaku adanya perihal kuota dari buah impor yang dibatasi.
"Mungkin keterbatasan kuota buah impor sekarang, jadi kendala dari ketersediaan stok sekarang," aku Andreas

Berbeda dengan Aliung (41) pemilik kios buah di Pasar Pembangunan Kota Pangkalpinang mengatakan memang jeruk Santang sulit ditemui. Namun menurut Aliung buah tersebut bukan sebuah kewajiban untuk perayaan Imlek, tetapi telah menjadi kebiasaan atau adat, seperti kue keranjang dan kuliner lainnya.
"Jeruk Santang tidak terlalu menjadi kewajiban, sebenarnya buah apalun bisa. Apalagi kalau sekarang sulit ditemui, tetap tidak menjadi halangan untuk tetap beribadah," terang Aliung.



Penulis  : Yodea
Editor    : Rangga
Sumber : Klikbabel.com