Klikbabel.com


Resi Gudang Lada Mulai di 'Goyang', Sabar Dulu

Rabu, 07 Februari 2018 | 01:04 WIB
Pengurus Dewan Rempah Babel saat berkunjung ke ruang TKG di kantor Gubernur.(Foto : ist)

Klikbabel.com,Pangkalpinang - Sistem Resi Gudang (SRG) yang menjadi salah satu program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bangka Belitung (Babel) untuk meningkatkan harga dan kesejahteraan petani lada sepertinya sudah mulai mendapat beragam komentar negatif. Padahal, program tersebut belum genap berjalan selama tiga bulan sejak diresmikan 22 November 2017.

Dewan Rempah Babel, melalui Ketua-nya Bayodandari saat berkunjung ke ruang TKG, di kantor Gubernur menyesalkan hal tersebut dan meminta masyarakat, terlebih kepada para petani untuk bersabar menuai hasil dari sistem terbartu itu. Bayo menegaskan, pihaknya bersama sejumlah instansi terkait di lingkungan Pemprov Babel sudah menjalankan program ini sesuai rencana.

Seiring menggelar sosialisasi, Dewan Rempah, Dinas Pertanian di kabupaten dan Dinas Pertanian Babel sedang memetakan daerah penghasil lada terbanyak. “Insya Allah jika semua data telah terkumpul, kita akan menentukan strategi lain seperti bersilaturahmi dengan masyarakat untuk lebih mengenalkan program ini,” kata Bayo, Selasa (6/2/2018). 

Dewan Rempah terus melakukan modifikasi strategi untuk menyukseskan program resi gudang. Bayo menjelaskan, evaluasi dilakukan seraya program berjalan. Salah satu contoh yakni, Bangka Belitung menggandeng Bank Syariah dalam pelaksanaan program ini. Tentunya modifikasi sistem dilakukan dengan tidak melanggar aturan. 

Bayo memperkirakan, sekitar pertengahan Februari ini semua data mengenai lada sudah masuk dan dapat diolah bersama Dinas Pertanian Bangka Belitung. Pendataan seakurat mungkin, sehingga pengambilan kebijakan selanjutnya dapat dilakukan secara tepat. Kemudian nanti semua persoalan lada sudah terdata dan daerah potensi lada menjadi target program resi gudang. 

Selain itu, Dewan Rempah Babel juga terus memikirkan bagaimana cara mengubah pola pikir masyarakat sehingga mempercayakan ladanya untuk dititipkan lewat program resi gudang. Pasalnya saat ini tahun politik, jangan sampai program ini dipolitisir. “Kita tegaskan, program resi gudang merupakan upaya membantu masyarakat petani. Keseriusan Dewan Rempah Babel dapat dilihat dari langkah-langkah melakukan pendekatan langsung kepada petani,” jelasnya.



Penulis  : Caturangga
Editor    : Rangga
Sumber : klikbabel.com / release