• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Cenderamata Karikatur Pewter Banyak Diburu Wisatawan

Senin, 05 Februari 2018 | 14:40 WIB
Salah satu miniatur kapal yang dhasilkan dari kerajinan pewter yang dijual di Museum Timah.(Foto : DInda Agus Tiantie/Klikbabel.com)

Klikbabel.com,Pangkalpinang - Harga jual cendramata pewter cukup menggiurkan bagi para pengusaha kerajinan satu ini. 100-an lebih kerajinan tangan yang dijual di Pewter di mulai dari gantungan kunci, hiasan, asesoris khas Bangka hingga karikatur perahu layar, harganya pun di banderol mulai dari Rp30 ribu hingga Rp12 juta. 

"kerajinan pewter yang sudah kita hasilkan lebih dari 100an, dari gantungan kunci, hiasan, aksesoris hingga karikatur. Pokoknya khas-khas Bangka lah. Harganya dari yang paling murah Rp30 ribu sampai paling mahal itu Rp12 juta per buah," ungkap pengrajin Pewter Budi saat ditemui kKikbabel.com (5/2/2018).

Keberhasilan Budi dalam mengembangkan dan memasarkan produknya tidak lepas dari bantuan PT Timah Tbk yang telah memberikan bantuan pinjaman modal usaha melalui Program Mitra Binaan.

Untuk strategi penjualan dan pengenalannya, diungkapkan Budi pihaknya meletakkan counter pewter di museum Timah, sehingga orang yang berkunjung bisa melihat karya mereka. "Untuk penjualan dan pengenalannya kita buka counter Pewter di museum Timah, tapi kalau misal ada orang yang mesen mereka bisa langsung datang kesini," ujarnya

Pangsa pasar dari pewter ini cukup bagus, banyak turis-turis yang datang untuk membeli maupun melihat, sedangkan di dalam negeri tidak kalah banyaknya seperti dari Riau. "Untuk pangsa pasar cukup bagus seperti turis-turis, kalau dalam negeri seperti Riau mereka selalu memesan lewat kita" terangnya.

Sementara, untuk wilayah Bangka banyak pesanan pewter dari instansi-instansi seperti PT.Timah, Pemerintah Daerah dan lainnya. "Untuk wilayah Bangka, pangsa pasarnya cukup bagus, seperti dari PT.Timah, pemda dan lainnya, malah kita cukup kuwalahan menerimanya," tutupnya. (Dinda Agus Tiantie)

loading...
loading...


Penulis  : Caturangga
Editor    : Rangga
Sumber : klikbabel.com